Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.641.144.273 (17 JULI 2018)

Pegadaian Catat Pengembalian Modal hingga Rp1 Triliun

- 21 Juni 2018 10:56 wib
Nasabah melakukan transaksi di Pegadaian kawasan Pasar Senen, Jakarta. (FOTO: MI/Ramdani)
Nasabah melakukan transaksi di Pegadaian kawasan Pasar Senen, Jakarta. (FOTO: MI/Ramdani)

Jakarta: PT Pegadaian (persero) bersiap untuk kembali melayani nasabah setelah libur panjang Lebaran. Nasabah diperkirakan kembali melakukan transaksi gadai seiring dengan bergulirnya bisnis mereka.

Saat menjelang berakhirnya Ramadan 1439 H, Pegadaian telah menerima pengembalian pinjaman hingga Rp1 triliun.

"Menjelang Lebaran ada kenaikan omzet untuk membantu modal bagi pengusaha kecil hampir Rp1,5 triliun. Sampai dengan 20 Juni, pengembalian modal sudah mencapai Rp1 triliun," terang Direktur Keuangan dan Tekonologi Pegadaian Teguh Wahyono kepada Media Indonesia, Rabu, 20 Juni 2018.

Menurut dia, kenaikan omzet juga terjadi untuk produk kepemilikan kendaraan bermotor yang jika dibandingkan dengan tahun lalu naik lebih 400 persen, Arrum Haji naik lebih 61 persen. Produk lain yang naik signifikan ialah Kreasi kredit usaha mikro 450 naik lebih 36 persen.

"Keseluruhan outstanding Pegadaian masih naik di atas lima persen sejak awal 2018," tutupnya.

Direktur Utama Pegadaian Sunarso sebelumnya memperkirakan transaksi gadai menurun sekitar lima persen menjelang Lebaran karena masyarakat lebih cenderung menebus barang gadaian.

Sunarso memprediksi penurunan tren gadai di kisaran lima persen tersebut nantinya akan meningkat kembali sehabis Lebaran karena biasanya usaha orang-orang bangkit lagi setelah mudik.

"Mereka rata-rata (menggadaikan) untuk modal kerja. Misalnya penjual warteg, pas Lebaran orang mudik semua, kan warteg tidak laku maka diambil barangnya. Nanti setelah Lebaran, warteg buka lagi, ya mereka gadaikan lagi," kata dia.

Barang-barang yang digadaikan masih didominasi emas dan perhiasan. Pegadaian juga telah menyiapkan 48 gudang terpadu di seluruh Indonesia.

Gudang tersebut terutama diperuntukkan orang-orang yang menggadaikan sesuatu tidak untuk memperoleh pembiayaan, tetapi untuk mengamankan barang-barang mereka.

 


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PEGADAIAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 19-07-2018