Malaka Berpotensi Menjadi Sentra Produksi Bawang Merah

Gervin Nathaniel Purba - 13 Oktober 2017 08:08 wib
Indonesia ekspor bawang merah ke Timor Leste. Foto: Metrotvnews.com/Gervin N. Purba
Indonesia ekspor bawang merah ke Timor Leste. Foto: Metrotvnews.com/Gervin N. Purba

Metrotvnews.com, Malaka: Kabupaten Malaka Provinisi, Nusa Tenggara Timur (NTT), berpotensi besar menjadi wilayah baru sentra produksi bawang merah di Indonesia. Malaka diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan bawang merah untuk nasional.

"Bahkan sebagai komoditas ekspor," kata Staf Ahli Menteri Pertanian bidang Infrastruktur Ani Andayani saat peluncuran ekspor bawang merah ke Timor Leste di Desa Motamasin, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Kamis 12 Oktober 2017.

Ia mengatakan, luas area tanam pengembangan bawang merah saat ini di Malaka 200 hektare (ha) dengan potensi 3.000 hingga 4.000 ha. Meski baru diimplementasikan beberapa bulan lalu, produktivitasnya mampu mencapai 16 ton bawang merah per ha.

Tingginya produktivitas tersebut, lanjut Ani, berdampak terhadap presentase kontribusi Malaka terhadap total produksi bawang merah di NTT yang mencapai 20 persen (500 ton). "Sedangkan di tingkat nasional kontribusi NTT baru 0,16 persen," imbuhnya.

Untuk kebutuhan ekspor, sentra produksi bawang merah di Malaka telah memberikan bukti nyata. Ekspor secara bertahap bawang merah sebanyak 200 ton ke Timor Leste merupakan pasokan dari sentra produksi di Malaka.

Melihat potensi tersebut, tak salah kalau Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memiliki impian Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangan Timor Leste. Selain Malaka, Kabupaten Belu juga diharapkan mampu memberikan kontribusi ekspor pangan ke Timor Leste.

"Mimpi kita kedepan bisa memernuhi kebutuhan pangan ke Timor Leste, cukup dari Kabupaten Malaka dan Belu. Kami dukung di sana dan siapkan dengan harga kompetitif," harap Amran.


(TRK)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BERITA KEMENTAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
MORE
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
MOST COMMENTED
ADVERTISEMENT

Mon , 23-10-2017