Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.606.841.593 (13 JULI 2018)

Peran Industri Hulu Minim Sebabkan Dana BPJS Kesehatan Terkuras untuk Impor Obat

Suci Sedya Utami - 11 Desember 2017 19:16 wib
Menko Perekonomian Darmin Nasution. ANT/Wahyu Putro A.
Menko Perekonomian Darmin Nasution. ANT/Wahyu Putro A.

Jakarta: Menko Perekonomian Darmin Nasution menilai banyak uang yang dihabiskan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan untuk membayar obat-obatan yang diimpor dari luar.

Hal ini dikarenakan peran industri hulu farmasi yang masih minim di tahah air, sehingga membuat uang di BPJS Kesehatan lebih banyak terkuras untuk urusan obat.

"Kita mengeluarkan uang banyak sekali untuk BPJS Kesehatan. Aneh kalau kita biarkan uangnya bocor keluar,' kata Darmin dalam acara seminar nasional outlook industri 2018 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin, 11 Desember 2017.

Oleh karenanya, sejak tahun lalu melalui paket kebijakan ekonomi jilid X, pemerintah dengan merevisi daftar negatif intestasi bagi sektor industri farmasi dan bahan baku obat. Dengan begitu, sektor tersebut terbuka 100 persen untuk asing.

Darmin mengatakan langkah tersebut tidak lain untuk membuat sektor yang awalnya minim modal tersebut lebih bergairah. Sebab, kata Darmin, industri hulu di sektor tersebut tak cukup hanya digerakkan oleh dua-tiga pemain saja. Butuh banyak pemain untuk menggerakkan.

"DNI kita revisi, di hulu dari farmasi kita buka, 100 persen pun boleh asing. Pokoknya datang ke sini. Supaya hilirnya lebih murah. Karena hilirnya kita bisa mengembangkan. Ada BUMN, swasta bisa mengembangkan industri farmasi," jelas Darmin.


(SAW)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BPJS KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 16-07-2018