DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pegadaian Gandeng OJK & MUI Literasi Keuangan Syariah

Ade Hapsari Lestarini - 17 Februari 2018 14:46 wib
?Pegadaian Gandeng OJK & MUI Literasi Keuangan Syariah. (FOTO: dokumentasi Pegadaian)
?Pegadaian Gandeng OJK & MUI Literasi Keuangan Syariah. (FOTO: dokumentasi Pegadaian)

Jakarta: PT Pegadaian (Persero) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama melakukan Literasi Keuangan Syariah di beberapa kota di Jawa Timur seperti Bangkalan, Sumenep, dan Pasuruan selama tiga hari mulai 16-18 Februari 2018.

Kegiatan yang bertajuk Literasi Keuangan Syariah bersama MUI dan OJK ini dilakukan di pesantren Al Amin Sumenep. Selain itu juga dirangkai dengan kegiatan Halaqoh MUI di pendopo kabupaten Bangkalan, dan Halaqoh di pondok pesantren Darulughah Pasuruan.

Direktur Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Syariah-OJK Moch Muchlasin mewakili Kepala Eksekutif Dan Pengawasan IKNB OJK mengatakan bahwa tingkat literasi masyarakat terhadap produk-produk Industri Jasa Keuangan (IJK) terus ditingkatkan.

"OJK dan Industri Jasa Keuangan seperti Pegadaian terus bekerja sama dan mengggandeng komunitas-komunitas masyarakat. Pemahaman terhadap produk-produk jasa keuangan khususnya keuangan syariah sangat penting, dengan literasi dan edukasi ini diharapkan masyarakat semakin cerdas dalam melakukan transaksi keuangan. Karena perkembangan keuangan syariah di Indonesia masih belum sesuai harapan dengan pangsa pasar hanya sekitar 5,3 persen terhadap IJK nasional," jelasnya, dalam siaran persnya, Sabtu, 17 Februari 2018.

Direktur Utama Pegadaian Sunarso mengatakan kegiatan literasi keuangan syariah ini merupakan bagian dari kegiatan perusahaan dalam meningkatkan pemahaman kepada masyarakat, khususnya tentang Pegadaian Syariah.

"Setelah masyarakat memahami produk dan manfaatnya, kami berharap masyarakat mempunyai kemampuan dan kemauan untuk memanfaatkan produk-produk Pegadaian Syariah sebagai solusi kebutuhan keuangan mereka," tambahnya.

Data Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) Pegadaian merupakan salah satu institusi yang memiliki pegadaian  syariah di Indonesia.

"Sehingga Pegadaian memiliki tanggung jawab untuk terus melakukan literasi keuangan syariah kepada masyarakat khususnya pada mubaligh dan mubalighat. Hal ini bertujuan juga untuk mempertegas keberadaan Pegadaian sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam membangun jejaring antara Pegadaian Syariah dengan mubaligh dan mubalighat sebagai influencer dalam masyarakat," tutur dia.

Kinerja gadai syariah pada tahun lalu naik 6,05 persen dibandingkan dengan 2016. Sedangkan kinerja Arrum tumbuh di atas 20 persen dan pembiayaan haji & umroh (Arrum Haji) 49,3 persen. Kinerja pembiayaan kendaraan bermotor (Amanah) melonjak hingga 95 persen, sedangkan nasabah aktif tercatat di angka 745 ribu naik lima persen dari tahun sebelumnya. Sementara itu, kinerja Pegadaian Syariah di Pulau Madura tumbuh rata-rata di angka 10 persen.

"Kami menyambut baik apa yang telah dilakukan Pegadaian Syariah. Dengan sosialisasi ini, semoga ke depan masyarakat makin paham dengan keberadaan Pegadaian Syariah, yang bisa dijadikan sumber pembiayaan, menggantikan pembiayaan konvensional. Sebagai negara dengan mayoritas muslim, Indonesia sangat ketinggalan dalam penyerapan dana dari keuangan syariah. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkat lebih besar lagi," tambah Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Ma'ruf Amin.

Senada, Ulama dan Dosen Pasca Sarjana Universitas Indonesia KH Chollil Nafis mengatakan potensi keuangan syariah di Indonesia sangat besar, dan perlu peran bersama dari semua stakeholders, untuk memaksimalkan penyerapan dana itu. "Kegiatan sosialisasi seperti ini sangat patut diapresiasi, dan perlu dilakukan secara kontinyu," pungkasnya.

 


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG OJK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 16-12-2018