BUMN Penerima PMN Rugi, Direksi Perlu Dievaluasi

Gervin Nathaniel Purba - 13 September 2017 15:47 wib
Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan. Foto: Metrotvnews.com/Gervin N. Purba
Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan. Foto: Metrotvnews.com/Gervin N. Purba

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan tak percaya BUMN yang mendapatkan dana segar melalui penyertaan modal negara (PMN) merugi. Menurut dia, masalah ini sedang dibahas komisi terkait dan Badan Anggaran.

Sebanyak enam perusahaan BUMN penerima PMN yang masih terus merugi, yakni PT Dok dan Perkapalan Surabaya, PT Dirgantara Indonesia, PT Perkebunan Nusantara X, PT Perkebunan Nusantara IX, PT Perkebunan Nusantara VII, dan PT Perkebunan Nusantara III.

Menurut Taufik, kerugian ini seharusnya tidak terjadi. "Tidak masuk logika, PMN uang rakyat, seharusnya BUMN setor uang rakyat dalam bentuk deviden ke APBN, kok malah rugi?" kata Taufik di gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu 13 September 2017.

Klik: 6 BUMN Penerima PMN Masih Rugi

Menurut Taufik, pimpinan Dewan juga berencana mengevaluasi PMN untuk BUMN dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani. "Kami segera mengundang pimpinan Komisi XI, Banggar, dan Menkeu," ujarnya.

Taufik mengatakan, direksi keenam BUMN tersebut juga perlu dievaluasi. Itu menjadi kewenangan Kementerian BUMN apakah perlu mengganti direksinya atau tidak.

"Mekanisme penggantian direksi BUMN itu kan kewenangan Kementerian BUMN. Silakan mekanisme tanggung jawab RUPS BUMN," ujar Taufik.

Klik: Ketua Komisi XI: Hanya di Indonesia BUMN Dapat PMN Malah Rugi


(TRK)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BERITA DPR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 26-09-2017