Presiden tak Ingin Komoditas Indonesia Kalah dengan Negara Lain

Achmad Zulfikar Fazli - 13 Oktober 2017 18:40 wib
Presiden Joko Widodo. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
Presiden Joko Widodo. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Metrotvnews.com, Musi Banyuasin: Presiden Joko Widodo tak ingin komoditas Indonesia kalah dengan negara lain. Karena itu, ia ingin meremajakan komoditas potensial agar menghasilkan produksi yang tinggi.

Komoditas yang akan diremajakan ialah, kelapa sawit, karet, kopi, kakao, dan pala. "Lebih dari 15 tahun enggak pernah dikerjakan. Masa kalah dengan Vietnam urusan pala, kopi kalah dengan Brasil dan Kolumbia. Kita kalah karena dibiarkan, tidak pernah diremajakan," kata Presiden di Desa Panca Tunggal, Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat 13 Oktober 2017.

Namun, peremajaan ini akan dilakukan secara bertahap. Tahun ini, pemerintah akan meremajakan kelapa sawit di beberapa daerah. Komoditas lainnya juga akan dilakukan peremajaan pada tahun-tahun berikutnya.

Ia pun mengaku sudah mengidentifikasi lokasi hutan kopi yang cocok untuk diremajakan. Ia juga masih akan menampung masukan dari semua pihak buat menemukan lokasi hutan komoditas lain yang dapat diremajakan.

"Kita baru bisa mulai tahun depan. Kita sekarang ini baru proses mengidentifikasi di mana kira-kira yang diperlukan. Misalnya, kaya kopi. Kemarin ada petani menyampaikan di sekitar Sinabung sana bagus dan memerlukan peremajaan. Ya. Lihat nanti kopi di mana lagi, kakao di mana, kelapa di mana," ujar dia.

Ia menilai komoditas-komoditas ini sangat penting untuk diremajakan. Sebab, komoditas itu bernilai sangat tinggi.

"Produk-produk itu memiliki nilai ekspor, nilai tambah yang sangat tinggi," pungkas dia.

 


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KOMODITAS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-10-2017