Beras Medium Ditulis Premium

Gervin Nathaniel Purba - 14 November 2017 18:31 wib
 Pedagang beras di Pasar Dinoyo, Kota Malang, Jawa Timur. Foto: MI/Bagus Suryo
Pedagang beras di Pasar Dinoyo, Kota Malang, Jawa Timur. Foto: MI/Bagus Suryo

Makassar: Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi menilai banyak pengusaha sudah mematuhi Permendag Nomor 57 Tahun 2017 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) Beras. Mereka menjual beras dengan harga yang wajar.

"Kalau dari ketaatan nasional terhadap harga hampir 90 persen lah, terhadap harga," kata Agung usai sosialisasi Permendag Nomor 57 Tahun 2017 dan Permentan 31 Tahun 2017 tentang Kelas Mutu Beras kepada anggota Persatuan Pengusaha Penggilingan Beras dan Padi (Perpadi) Sulawesi Selatan di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa 14 November 2017.

Menurut Agung, permasalahan saat ini ialah masih banyak pengusaha yang tidak jujur dalam mencantumkan kualitas beras pada kemasan. Sering penjelasan pada label kemasan tidak sesuai beras yang dijual. Di kemasan ditulis beras premium, namun saat dibuka ternyata beras medium.

"Dari 18 sampel beras yang diambil dari ritel modern di lima wilayah DKI Jakarta dan di pedagang PIBC, menunjukkan bahwa sebagian besar kualitas atau mutu beras yang diklaim sebagai premium ternyata hanya satu merk beras yang memenuhi syarat," jelas Agung.

Ia menambahkan, Badan Ketahanan Pangan bersama Tim Satgas Pangan dan Dinas Pertanian akan bersinergi mengawasi untuk menurunkan tingkat pelanggaran tersebut. "Pak Menteri (Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman) minta tim khusus pangan untuk mengoordinasikan supaya hal ini tidak terjadi," katanya.

Hasil pengujian tersebut, lanjut Agung, menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja dan pelayanan dalam rangka mewujudkan tata niaga beras yang berkeadilan dan menguntungkan semua pihak.


(TRK)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BERITA KEMENTAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 25-11-2017