Indonesia Ekspor 25 Ton Beras ke Malaysia

Anindya Legia Putri - 13 Oktober 2017 17:58 wib
Menteri Pertanian Amran Sulaiman panen padi di Ogan Ilir. Foto: MI/Dwi Apriani
Menteri Pertanian Amran Sulaiman panen padi di Ogan Ilir. Foto: MI/Dwi Apriani

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia bertekad merebut 20 persen volume ekspor beras ke Malaysia dalam satu tahun. Cita-cita itu tidak berlebihan, karena pada 21 Oktober, Indonesia akan mengirim 25 ton beras kualitas premium ke Negeri Jiran.

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadi menjelaskan, ekspor beras ke Malaysia bersamaan dengan penyelenggaraan Hari Pangan Sedunia (HPS) di Kalimantan Barat pada 19-22 Oktober. Pada hari yang sama, Presiden Joko Widodo akan panen padi bersama masyarakat.

"Kita akan panen padi bersama Presiden Joko Widodo di area 100 hektare pertanaman padi dengan sistem tanam jarwo super di perbatasan Indonesia dengan Malaysia, yakni di Desa Tunggal Bhakti, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau," kata Agung saat jumpa pers persiapan HPS 2017, Jumat 13 Oktober 2017.

Terkait peluncuran perdana ekspor beras ke Malaysia, Agung menyampaikan, tim pertanian dari Malaysia sudah datang ke Kalimantan Barat untuk menguji kualitas beras. Hasilnya, kualitas beras dari Kalimantan Barat masuk kelas premium beras di Malaysia.

"Saat ini hampir semua perbatasan di Indonesia dirasa sudah melakukan ekspor. Kita ingin merebut 20 persen volume ekspor beras ke Malaysia dalam satu tahun. Saat ini yang masih didiskusikan perihal harga. Tahun depan diharap ekspor berkelanjutan. Ini menunjukkan Indonesia mampu membantu kebutuhan pangan negara lain," tegas Agung.

Penerapan teknologi pertanian di lahan sekira 50 ribu hektare di Kabupaten Sambas, Bengkayang, Sanggau, Sintang, dan Kapuas Hulu. Hal ini diharapkan bisa memenuhi tingginya kebutuhan beras di Malaysia. Pemerintah Malaysia memberikan kuota impor 20 persen (140 ribu ton hingga 160 ribu ton).

"Kita akan ekspor beras ke Malaysia dari Kalimantan Barat, karena daerah ini surplus 300 ribu ton beras. Semoga bisa terlaksana pada 21 Oktober. Kita berharap Indonesia bisa jadi lumbung pangan dunia," terang Agung.


(TRK)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BERITA KEMENTAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
MORE
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 11-12-2017