DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Kemendag Tunggu Rekomendasi KKP untuk Impor Garam Industri

Suci Sedya Utami - 14 Maret 2018 20:33 wib
Petani Garam. MI/Gino F Hadi.
Petani Garam. MI/Gino F Hadi.

Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengeluarkan izin impor garam.

Direktur Jenderal Luar Negeri (Ditjen Daglu) Kemendag Oke Nurmawan mengakui banyak usulan untuk membuka keran impor garam untuk kepentingan industri. Namun, pihaknya tetap harus menunggu rekomendasi dari kementerian yang dipimpin oleh Susi Pudjiastuti.

"Pokoknya, saya menunggu rekomendasi, kalau belum keluar rekomendasi, saya enggak keluarkan izin," kata Oke di Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Maret 2018.

Sementara itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah meminta agar garam industri segera didatangkan dari luar negeri, mengingat keberlangsungan dunia industri bergantung pada jenis garam tersebut, yang masih tak bisa dipenuhi dari dalam negeri.

Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian, Muhammad Khayam membenarkan bahwa pihaknya meminta 500 ribu ton garam impor untuk industri aneka pangan.

Tahun ini, pemerintah mematok kuota impor garam maksimal yakni 3,7 ton sesuai dengan pengajuan industri. Impor garam industri akan diproses secara bertahap. Dari jumlah tersebut, saat ini Kemendag baru menerbitkan izin impor garam industri sebesar 2,37 juta ton.

"Pokoknya soal garam ini, kan sudah (industri) sudah pada mati dan sebagainya, jadi dicari caranya," singkat Khayam.


(SAW)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG GARAM
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 19-12-2018