Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.408.300.797 (20 JUNI 2018)

Indonesia Targetkan Inklusi Keuangan Setara dengan Negara Lain Tahun Depan

Achmad Zulfikar Fazli - 13 Februari 2018 11:59 wib
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu Artanti)
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu Artanti)

Jakarta: Pemerintah terus menggenjot sistem layanan keuangan nontunai. Ini dilakukan lantaran Indonesia tak ingin tertinggal dari negara lain dalam pelayanan keuangan.

"Tahun 2019 kita targetnya tingkat inclusiveness kita akan sama dengan negara-negara lain yang selama ini lebih maju dari kita, misalnya India," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 13 Februari 2018.

Menurut dia, pemerintah telah banyak melakukan perbaikan untuk mencapai target itu. Terutama setelah Ratu Belanda, Maxima, selaku Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Inklusi Keuangan, datang ke Indonesia pada 2016.

"Kita berangkat dari posisi yang masih agak tertinggal dari banyak negara lain. Dan sejak 18 bulan lalu kita sudah mengembangkan beberapa program," ujar dia.

(Baca juga: Strategi Capai Inklusi Keuangan 75% di 2019)

Program yang dikembangkan tersebut, lanjut dia, ialah sistem layanan nontunai seperti bantuan kepada enam juta penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang diberikan melalui rekening.

Ada pula bantuan pangan nontunai kepada sekitar 1,3 juta keluarga. Kemudian, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta program BPJS yang kini melalui rekening atau nontunai.

"Kalau dikumpulkan selama 1,5 tahun, itu sudah mendorong terciptanya PKH, Rastra (beras sejahtera) meski baru 1,2 juta (penerima), tahun (2018) kita target 10 juta (penerima," beber Darmin. 

"Jadi itu saja sudah 16 juta (penerima), kemudian ada KUR 4 juta (penerima), sudah 20 juta (penerima). Kemudian ada program untuk bantuan beasiswa dan sebagainya, itu ada 18 juta (penerima) dan seterusnya," beber dia. 

Inklusi keuangan adalah bantuan keuangan untuk masyarakat kecil menengah. Pemberian bantuan keuangan dengan teknologi terkini. 




(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KEUANGAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 25-06-2018