DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.955.605.901 (19 SEP 2018)

Perang Dagang Tingkatkan Ketidakpastian Global

Eko Nordiansyah - 12 Juli 2018 12:51 wib
Ilustrasi. (Foto: Antara/Aditya).
Ilustrasi. (Foto: Antara/Aditya).

Singapura: Perang dagang yang dijalankan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dinilai akan meningkatkan ketidakpastian global. Terlebih lagi langkah Trump dibarengi dengan kemungkinan pengetatan kebijakan moneter di negeri Paman Sam tersebut.

"Masalah besarnya adalah kita kehilangan confident, dan tingkat ketidakpastian yang akan lebih tinggi," kata CEO DBS Piyush Gupta dalam media brifieng di DBS Marina Bay Financial Centre, Singapura, Kamis, 12 Juli 2018.

Trump menjalankan kebijakan peningkatan bea masuk terhadap beberapa negara seperti Tiongkok, Kanada, hingga Eropa. Kebijakan yang dimaksudkan untuk mengurangi defisit perdagangan AS ini nyatanya berdampak negatif terhadap pasar.

Piyush menambahkan, peningkatan ketidakpastian akan membawa dampak pasar yang lebih wait and see. Keraguan terhadap investasi dikhawatirkan akan membawa dampak yang kurang baik terhadap perekonomian bukan hanya bagi negara yang berseteru tetapi juga secara global.

"Selain itu ada dampak lainnya yaitu orang akan drop, orang akan menunggu apa yang akan dilakukannya ke depan, orang berhenti berinvestasi karena ke depannya semua akan lebih sulit diprediksi," jelas dia.

Di AS, ketegangan perang dagang membuat saham-saham di sana ditutup lebih rendah pada Rabu waktu setempat. Kebijakan AS yang akan mengenakan biaya tambahan untuk impor asal Tiongkok menjadi penyebab bursa Wall Street tertekan.

Melansir dari Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average turun 219,21 poin atau 0,88 persen menjadi 24.700,45. Indeks S & P 500 turun 19,82 poin atau 0,71 persen menjadi 2.774,02. Serta indeks Nasdaq Composite turun 42,59 poin atau 0,55 persen menjadi 7,716.61.

 


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG EKONOMI DUNIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 20-09-2018