Indonesia Ekspor 200 Ton Bawang Merah ke Timor Leste

Gervin Nathaniel Purba - 12 Oktober 2017 15:03 wib
Ekspor bawang merah ke Thailand dan Singapura. Antara Foto/M. Risyal Hidayat
Ekspor bawang merah ke Thailand dan Singapura. Antara Foto/M. Risyal Hidayat

Metrotvnews.com, Malaka: Indonesia mengekspor 200 ton bawang merah organik ke Republik Demokrat Timor Leste. Tahap pertama, sebanyak 30 ton bawang merah organik dikirim hari ini.

Kementerian Pertanian (Kementan) secara simbolik melepas ekspor bawang merah organik di Desa Motamasin, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Daerah ini berbatasan dengan Timor Leste.

Ekspor bawang merah ini disaksikan Staf Ahli Menteri Pertanian bidang Infrastruktur Kementan Ani Andayani, Staf Ahli Menteri Pertanian bidang Bioteknologi Pertanian Kementan Gardjita Budi, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita, Dirjen Peternakan Kementerian Pertanian dan Perikanan Republik Demokrat Timor Leste Juanita da Costa Jong, dan Bupati Malaka.

Ani mengatakan ekspor bawang merah secara bertahap dengan mempertimbangkan jumlah penduduk Timor Leste. Dengan demikian, bawang merah ekspor diharapkan terserap semua.

"Hari ini secara simbolik diluncurkan ekspor perdana 30 ton bawang merah," kata Ani, Rabu 12 Oktober 2017.

Ani menjelaskan, bawang merah ini merupakan hasil sentra produksi di daerah perbatasan, Kabupaten Malaka dan Kabupaten Belu. Menurut Ani, pemerintah sedang memaksimalkan daerah perbatasan sebagai lumbung pangan sesuai program Nawa Cita Joko Widodo-Jusuf Kalla, yaitu membangun dari pinggiran.

Nantinya, Indonesia melalui NTT siap memenuhi kebutuhan pangan Timor Leste. Jarak yang tidak jauh dinilai akan menguntungkan Timor Leste bila memenuhi kebutuhan mereka dari Indonesia. Hal ini juga sebagai salah satu langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah perbatasan.

"Masyarakat sekitar perbatasan dapat sejahtera dan meningkatkan harmoni dengan negara tetangga. Indonesia dan Timor Leste bersama-sama saling menguatkan ekonomi perbatasan," jelas Ani.

Soal ekspor bawang merah, lanjut Ani, NTT menyumbang kurang lebih 3,5 persen dari ekspor nasional. 2017 merupakan tahun kedua Indonesia mengekspor bawang merah setelah sebelumnya di Brebes.

"Pada 2015 Indonesia masih mengimpor bawang merah. Pada 2016 kita tidak mengimpor. Pada 2017 kita sudah mengekspor," ucap Ani yang juga penanggung jawab Upsus Pajale.

Dirjen Peternakan Kementerian Pertanian dan Perikanan Republik Demokrat Timor Leste Juanita da Costa Jong mengapresiasi inisiatif Indonesia mengekspor bawang merah ke Timor Leste. Juanita mengatakan, Timor Leste selalu memberikan dukungan kepada Indonesia untuk berbagai sektor khususnya pertanian.

Ke depan, ia berharap kepada Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Timor Leste dalam memperlancar ekspor pangan, khususnya koordinasi antar pemerintah daerah dengan importir di Dili, Timor Leste.


(TRK)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BERITA KEMENTAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
MORE
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
MOST COMMENTED
ADVERTISEMENT

Mon , 23-10-2017