Mentan Imbau Keberhasilan Pertanian Dipublikasikan via Media Sosial

Ade Hapsari Lestarini - 13 September 2017 12:53 wib
Mentan Amran Sulaiman saat melepas 6.000 tenaga penyuluh. (FOTO: dokumentasi Kementerian Pertanian)
Mentan Amran Sulaiman saat melepas 6.000 tenaga penyuluh. (FOTO: dokumentasi Kementerian Pertanian)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 6.000 calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Penyuluh Pertanian mendapat pengarahan dari  Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Para CPNS ini diangkat dari Tenaga Harian Lepas dan Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian periode 2007-2009 dan berusia di bawah 35 tahun.

Pengarahan dan pelepasan CPNS penyuluh pertanian formasi 2017 diwakili 300 CPNS dari Sabang hingga Merauke, pelepasan CPNS Penyuluh Petanian ditandai dengan pemakaian topi dan rompi kepada enam perwakilan CPNS dari Provinsi Aceh, Jabar, Jatim, Kaltara dan Papua.

Mentan dalam arahannya meminta kepada seluruh CPNS agar bersungguh-sungguh untuk melaksanakan tugas dilapangan mendampingi petani.

"Anda semua adalah teman dan sahabat saya. Kami juga dulu penyuluh tahun 90-an. Hari ini saya memberikan tugas khusus dan Anda semua yang hadir saat ini menjadi koordinator lapangan agar mempublikasikan seluruh keberhasilan pembangunan pertanian melalui media sosial," tegas Amran seperti dikutip dalam siaran persnya, Rabu 13 September 2017.

Mentan pun meminta penyuluh pertanian dari provinsi Aceh dan Papua untuk maju ke depan serta membawa alat komunikasi (handphone) yang dipakai sehari-hari. Amran pun "menginterogasi" empat penyuluh wakil dari Aceh dan Papua apakah bisa menggunakan media sosial di fitur handphone mereka.

"Tugas Anda nanti harus mempublikasikan materi yang ada dipaparan ini, kita saat ini sudah tidak impor beras malah sudah ekspor, jagung yang dulunya kita impor 3 juta-3,6 juta ton dari Argentina dan Amerika sekarang tidak. Bawang merah, cabai, bahkan bawang merah yang tadinya impor sekarang sudah ekspor, minggu lalu kita ekspor ke negara-negara yang tadinya ekspor ke negeri ini.," jelas dia.

Wahyu Oktofa, THL-TBPP 2009, asal Provinsi Jawa Timur dari Kabupaten Bojonegoro menyampaikan rasa suka citanya dapat diterima dan diangkat sebagai PNS Penyuluh Pertanian, Wahyu yang memulai karirnya dari 2009 melayani lima desa di Kabupaten Bojonegoro, bertekad akan mendedikasikan semua kariernya di lapangan.

"Saya mengapresiasi good will pemerintah saat ini yang memperhatikan petani dari semua sisi usaha dan jaminan harga produksi, khususnya untuk Menteri Pertanian yang sangat mendedikasikan waktu dan fikiran serta tenaganya untuk kesejahteraan petani," ujar dia.


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KEMENTERIAN PERTANIAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 19-11-2017