Strategi Kementan Melakukan Penanaman saat Musim Kering

Gervin Nathaniel Purba - 12 September 2017 21:29 wib
Mentan Amran Sulaiman. ANT/M Agung Rajasa.
Mentan Amran Sulaiman. ANT/M Agung Rajasa.

Metrotvnews.com, Jakarta: Bencana kekeringan sudah di depan mata mengingat hujan sudah tidak turun lagi sejak beberapa hari yang lalu. Jika tidak diantisipasi hal ini bisa mengganggu produksi pangan.

Namun demikian Kementerian Pertanian (Kementan) tetap melakukan penanaman meskipun sedang terjadi kekeringan. Hanya saja penanaman dilakukan pada lahan yang memiliki irigasi.

"Jadi gini ada kekeringan ada irigasi. Yang kami tanami kan yang ada irigasinya. Irigasi kan ada 4.000 lebih ya. Itu yang kami tanami," ujar Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman di Hotel Kaisar, Jakarta Selatan, Selasa 12 September 2017.

Amran menjamin penanaman yang dilakukan pada lahan yang memiliki irigasi yang baik tidak akan bermasalah. Artinya produksi tidak akan terganggu meski Indonesia sedang mengalami kekeringan.

Disatu sisi, ia mengatakan Luas Tambah Tanam (LTT) saat ini mencapai 700 ribu hektare (ha), lebih banyak dari tahun lalu. Hal ini disebabkan karena adanya perbaikan waduk Jatigede yang mengangkat produksi 100 ribu ha lahan pertanian.

"Kemudian ada normalisasi embung dan sebagainya. Terangkat 728 ribu ha dibanding tahun lalu. Kemudian alsintan supaya cepat panen, cepat tanam, dan cepat olah. Itu seluruh Indonesia," pungkasnya.

(SAW)

ADVERTISEMENT
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-11-2017