Pemda Sulut Promosi Investasi ke Beberapa Negara

Annisa ayu artanti - 14 September 2017 17:43 wib
Illustrasi (ANT/Irwansyah Putra).
Illustrasi (ANT/Irwansyah Putra).

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyatakan dalam meningkatkan potensi investasi di Sulawesi Utara Pemerintah Daerah (Pemda) sudah memproyeksikan investasi kepada sejumlah negara.

Olly menyebut beberapa negara tersebut adalah Singapura, Australia, dan Tiongkok. Dalam rapat dengan pihak Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, pemerintah daerah mensinkronisasi kembali kesiapan objek investasi tersebut.

"Kita kemarin presentasi di Singapura tentang investasi di Sulut. Sekarang kita sinkronkan. akan kita tawarkan lagi November di Tiongkok. Jadi mana-mana yang menjadi fokus supaya investasi itu yang ditawarkan kepada investor itu betul-betul sudah siap," ungkap Olly saat ditemui di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis 14 September 2017.

Menurutnya, potensi investasi di Sulawesi Utara sangat besar khususnya di sektor pariwisata. Ia mengatakan? salah satu adalah KEK Likupang yang rencananya akan dibangun resort baru.

"Itu kawasan Likupang. Ada kawasan KEK pariwisata disitu ada sekitar 1.500-2 000 hektare yang akan kita bangun suatu resort baru," ucap dia.

Selain pariwisata, Olly melanjutkan, pemerintah daerah juga menawarkan investasi di bidang lain seperti pembangunan pelabuhan, pembangunan pembangkit listrik, dan kawasan industri. 

"Di sana ada pelabuhan, pariwisata, power plan, industrial. Kalau di sulut spesifiknya itu pariwisata," imbuh dia.

Untuk sementara ini, ia menambahkan, Tiongkok dan Singapura menyatakan berminat untuk berinvestasi di Sulawesi Utara. Namun ia menegaskan, pemerintah pusat dan daerah saat ini sedang mensikronisasikannya kembali. Terutama terkait beberapa aturan yang belum sama.

"Dari Tiongkok sudah, dari Australia sudah, itu yang kita sinkronkan mana yang paling baik. Tidak ada persyaratan mereka. Yang ada cuma pajak. Ya kita lihat lah mana yang paling baik," tutup dia.



(SAW)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG INVESTASI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-11-2017