Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.408.300.797 (20 JUNI 2018)

Waskita Karya Garap 15 Proyek Strategis Nasional

Dian Ihsan Siregar - 14 Februari 2018 07:45 wib
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Suryanto)
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Suryanto)

Jakarta: PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) bakal menggarap 15 Proyek Strategis Nasional (PSN). Perseroan optimistis bisa mengerjakan semua proyek yang telah diamanatkan untuk dijalankan. Semua proyek siap dijalankan secara maksimal dengan harapan memberi efek positif terhadap perekonomian nasional.

Beberapa proyek strategis nasional seperti tol Pejagan-Pemalang sepanjang 57,5 kilometer (km), tol Pemalang-Batang sepanjang 39,2 km, tol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 31,3 km, tol Kayu Agung-Palembang-Betung sepanjang 111,69 km, tol Cimanggis-Cibitung sepanjang 25,39 km, tol Becakayu sepanjang 21,04 km, dan tol Ciawi-Sukabumi sepanjang 54 km.

Kemudian, tol Depok-Antasari sepanjang 21,54 km, tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang sepanjang 112 km, tol Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 77 km, tol Cibitung-Cilincing sepanjang 34,02 km, tol Kanci-Pejagan sepanjang 35 km, dan tol Legundi-Bunder sepanjang 38,29 km.

Saat ini, Waskita Karya telah memiliki 1.315 km ruas jalan tol yang tersebar di Jawa dan Sumatera, baik sebagai kontraktor maupun investor. Di semester I-2018, perseroan mencatat sepanjang 564 km telah beroperasi dan sisanya akan beroperasi pada semester II-2018 dan di 2019.

Direktur Utama M Choliq mengatakan salah satu PSN yang dikerjakan oleh perusahaan adalah pembangunan Transmisi Sumatera 500 kV sepanjang 395 km yang terbentang dari New Aur Duri sampai Peranap. Proyek ini mulai dikerjakan pada 2015 dan ditargetkan selesai pada 2019 dengan nilai kontrak sebesar Rp6,1 triliun.

"Progres konstruksi pembangunannya pada saat ini adalah 49,7 persen untuk paket I dan 47,5 persen untuk paket II. Pembangunan proyek ini dilakukan untuk mendukung program pemerataan elektrifikasi di Sumatera," kata Choliq dalam keterangan resminya, di Jakarta, Rabu, 14 Februari 2018.

PSN selanjutnya yang dibangun oleh Waskita adalah jalur LRT Sumatera Selatan. Proyek ini merupakan satu-satunya penugasan dari pemerintah melalui Perpres Nomor 116 tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan di Provinsi Sumatera Selatan.

"Proyek ini pun dibangun dalam rangka mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 dengan nilai kontrak Rp10,9 triliun dan ditargetkan dapat beroperasi pada 2018 sebelum penyelenggaraan Asian Games 2018," jelas Choliq.

Waskita, lanjut dia, sangat percaya seluruh PSN yang sedang dikerjakan oleh perusahaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam pelaksanaan pekerjaan di proyek.

"Masih sesuai jadwal dengan lebih memperhatikan aspek keamanan, mutu, prosedur keselamatan dan keamanan," pungkas Choliq.


(ABD)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG WASKITA KARYA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 25-06-2018