Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.400.516.227 (19 JUNI 2018)

Buah Indonesia Berpotensi Tingkatkan Ekspor

Ade Hapsari Lestarini - 13 Maret 2018 19:09 wib
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Jafkhairi)
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Jafkhairi)

Lingga: Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko membangun lokasi pengembangan buah lokal seluas 50 hektar2 (ha) di Tanah Putih, Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

Hal ini sejalan dengan permintaan Presiden RI Joko Widodo agar setiap daerah menyediakan lahan seluas lima hingga 50 ha diperuntukkan perkebunan buah lokal. Program tersebut menjadikan Pemkab Lingga semakin bersemangat untuk meningkatkan pembudidayaan serta pertanian buah lokal.

Ketua HKTI Kepulauan Riau Alias Wello sebelumnya juga mengaku telah mempersiapkan beberapa tanaman buah lokal dan sudah berhasil beberapa kali panen.

"Di sini ada beberapa varietas buah lokal yang sudah kita kembangkan. Seperti, sirsak madu, jambu kristal, belimbing dewi, nangka, mangga dan lainnya. Tinggal mengelola panen ke depan agar hasil sesuai dengan standar ekspor," kata Alias Wello, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 13 Maret 2018.

Dengan adanya program yang dilakukan Moeldoko di Kabupaten Bunda Tanah Melayu ini, Bupati yang akrab disapa Awe ini juga menyarankan agar setiap desa di Kabupaten Lingga ini menyediakan lahan sedikitnya lima hektare yang akan dijadikan kebun buah lokal milik desa bersangkutan.

Alias Wello mengatakan, untuk pasokan bibit dan sebagainya, dalam bentuk bantuan jika ke depan mengalami kendala, Alias Wello akan melakukan koordinasi dengan Ketua HKTI Pusat agar dapat memberikan bantuan kepada daerah ini.

"Ini sudah kita laksanakan. Kebetulan, Ketua Umum HKTI, Bapak Moeldoko, sangat mendukung program ini. Semua biaya, mulai dari penyiapan lahan sampai pengadaan bibit unggul, dibantu beliau," kata Alias yang juga menjabat sebagai Bupati Lingga ini.

Moeldoko menambahkan potensi buah-buahan Indonesia sangat istimewa. Sebab, berbagai komoditas buah-buahan tumbuh subur di Indonesia. "Jika potensi buah-buahan ini digarap dengan optimal, maka kesejahteraan rakyat akan bisa meningkat," kata dia.

Khusus komoditi buah, lanjut Moeldoko, Indonesia memiliki potensi besar untuk ekspor. Menurutnya, negara-negara seperti Tiongkok, Taiwan, dan Hong Kong meminati buah-buahan lokal Indonesia sebagai hidangan wajibnya.

"Ke depan potensi ini harus digarap lebih baik. Buah Indonesia diburu negara seperti Tiongkok saat Imlek, karena memang rasanya sangat enak," kata dia.

Namun, Moeldoko mengingatkan agar produk buah Indonesia ditingkatkan daya saingnya. Salah satu faktor yang dapat meningkatkan daya saing komoditas produk adalah kualitas serta nilai tambah yang mampu dihasilkan.

Menurutnya, rendahnya nilai harga beberapa komoditas seperti buah-buahan bila kualitasnya tidak diperhatikan dengan baik. "Buah yang dijual bisa memiliki nilai lebih jika kualitas dan mutunya bisa dipertahankan dengan baik. Jika penataan dan pewadahan buah bisa dilakukan dengan baik, saya yakin harga komoditas tersebut memiliki nilai tambah," pungkas Moeldoko.

 
(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PRODUKSI BUAH LOKAL
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 20-06-2018