Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.606.841.593 (13 JULI 2018)

LPS Bayar Klaim Rp36,8 Miliar Sepanjang 2017

Desi Angriani - 12 Januari 2018 17:05 wib
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Eric Ireng)
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Eric Ireng)

Jakarta: Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah membayarkan klaim sebesar Rp36,8 miliar kepada nasabah bank yang dicabut izinnya selama 2017. Pada periode itu, total jumlah rekening yang telah dibayarkan simpanannya mencapai 6.585 rekening.

Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah mengatakan selama pembayaran klaim 2017, terdapat 1.292 rekening tidak layak bayar yang sebagian besar disebabkan karena pemilik rekening terkait dengan kredit macet.

"Sepanjang 2017, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah membayarkan klaim kepada nasabah bank yang dicabut izinnya sebesar Rp36,8 miliar," katanya di Kantor LPS, Gedung Equity Tower, Jakarta, Jumat, 12 Januari 2018.

Halim melanjutkan hanya 19 rekening tidak layak bayar  karena bunga simpanannya di atas bunga penjaminan LPS. Artinya, masyarakat semakin tahu dan paham mengenai ketentuan persyaratan layak bayar dan simpanan yang dijamin.

"Sejak LPS beroperasi pada 2005, klaim yang telah dibayarkan LPS mencapai Rp984,6 milliar dengan jumlah rekening sebanyak 150.641 rekening," imbuhnya.

Sementara itu, LPS telah melikuidasi sembilan BPR yang dicabut izin usahanya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kesembilan bank tersebut tersebar di DKI Jakarta, Jawa Timur, Sumatera Utara, Riau, Banten, Bali, Sumatera Barat, dan Jawa Tengah.

"Ada sembilan yang dicabut izin usahanya oleh OJK," ungkap Halim.

Hingga saat ini, LPS telah melakukan likuidasi terhadap 85 bank (1 bank umum, 79 BPR dan lima BPRS). Dari 85 bank yang dilikuidasi tersebut, yang telah selesai proses likuidasinya sebanyak 69 bank.


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG LPS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 16-07-2018