Kementan Tetapkan Target Serapan Gabah & Jagung di Gorontalo

Anggi Tondi Martaon - 13 Februari 2018 16:52 wib
Agung Hendriadi memimpin rapat koordinasi Tim Sergap di Gorontalo. Foto: Medcom.id/Anggi Tondi Martaon
Agung Hendriadi memimpin rapat koordinasi Tim Sergap di Gorontalo. Foto: Medcom.id/Anggi Tondi Martaon

Gorontalo: Kemeterian Pertanian menetapkan target serapan beras dan jagung di Provinsi Gorontalo. Kepala BKP Agung Hendriadi berharap target tersebut terpenuhi.

"Kita sudah petakan untuk Provinsi Gorontalo. Sergap tidak hanya beras, tapi empat komoditas strategis lainya, termasuk jagung," kata Agung saat memimpin rapat koordinasi Tim Serap Gabah Petani (Sergap) di kantor gubernur Gorontalo, Selasa, 13 Februari 2017.

Agung mewakili Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Rakor tersebut dihadiri perwakilan Kodam XIII/Merdeka, Polda Gorontalo, Perum Bulog, BRI, mantan gubernur Gorontalo Fadel Muhammad dan pejabat Dinasi Pertanian tingkat kabupaten dan provinsi.

Untuk jagung, Agung menyebutkan bahwa Provinsi Gorontalo ditargetkan menyerap 120 ton per hari. Sedangkan target produksi jagung nasional tahun ini sekitar 23 juta ton.

Kontribusi Bumi Serambi Madinah itu dalam operasi Sergap 2018 sebanyak 10.852 ton dari 2,5 juta ton target beras nasional tahun ini. "Target serapan harian di Gorontalo sebanyak 86,6 ton gabah sampai Juni 2018," tutur dia.

Agar target tersebut tercapai, Agung meminta semua pihak terkait seperti Perum Bulog, pemerintah daerah, TNI Angkatan Darat, dan BRI menyerap hasil pertanian lokal, khususnya beras.

"Saya meminta kesediaan dan kesanggupan untuk menyepakati setiap hari penyerapan gabah 86 ton" ujar Agung.

Selain memenuhi target penyerapan beras dan jagung, Agung menyebutkan bahwa tujuan program Sergap semata untuk menjaga stabilitas harga hasil pertanian.

"Sergap penting juga untuk pengendalian harga. Kita semua tidak ingin harga gabah kita jatuh, harga jagung turun sampai Rp2 ribu," ujar dia.


(TRK)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BERITA KEMENTAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
MORE
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
MOST COMMENTED
ADVERTISEMENT

Fri , 23-02-2018