Kementerian BUMN Mulai Holding Keuangan dari Anak Usaha

Eko Nordiansyah - 12 Oktober 2017 10:32 wib
Ilustrasi Gedung BUMN. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)
Ilustrasi Gedung BUMN. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebutkan jika pembentukan holding BUMN keuangan akan dimulai dari anak usahanya. Saat ini proses terus berjalan dengan baik sehingga diharapkan dalam sisa waktu sampai akhir tahun ini dapat dirampungkan.

"Kan dari sisi yang kita komunikasikan dengan mereka, tahun ini kita harapkan bisa (selesai)," ujar Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Jasa Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo, ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu malam 11 Oktober 2017.

Dirinya menambahkan, proses holding juga meliputi proses aksi korporasi melalui akuisisi saham oleh perbankan. Misalnya saja BRI yang akan membeli saham dari PT Bahana Artha Ventura demi meningkatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Approve intern, yang di bawahnya Bahana akan pindah. Jadi anaknya Bahana Sekuritas pindah ke bank lain. Bahana Artha Ventura bisa ke BRI tahun ini, jatuhnya beli sahamnya," jelas dia.

Baca: Paling Lambat Holding BUMN Perbankan Terbentuk Februari

Direktur BRI Sis Apik Wijayanto mengaku jika pihaknya siap untuk menyelesaikan proses akuisisi sambil menunggu persetujuan Kementerian BUMN. Apalagi BRI telah menyiapkan dana sebagaimana masuk dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun ini.

"Dananya kita siap, BRI kan sudah dialokasikan sesuai RBB, kalau beberapa perusahaan disetujui ini ada due dilligence, ada opsi tinggal persetujuan saja, lalu done. Tahun ini siap karena sudah masuk RBB. Jadi ini tinggal menunggu saja," kata Sis Apik.

Selain empat bank BUMN yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN, BUMN lain yang masuk dalam holding jasa keuangan adalah Permodalan Nasional Madani (PNM), Pegadaian, dan Jalin Pembayaran Nusantara (JPN), dengan PT Danareksa akan menjadi induk holding.

 


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG HOLDING BUMN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 23-10-2017