Ada Kejanggalan Rusaknya Satelit Telkom

Annisa ayu artanti - 04 September 2017 13:31 wib
Satelit telkom. ANT/Puspa Perwitasari.
Satelit telkom. ANT/Puspa Perwitasari.

Metrotvnews.com, Jakarta: Seminggu yang lalu konsumen digemparkan karena tidak berfungsinya sejumlah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) karena kerusakan pada satelit Telkom 1 milik PT Telkom Indonesia.

Banyak pihak menduga, kerusakan satelit Telkom 1 bukan masalah yang biasa. Koordinator Presidium Solidaritas Untuk Pergerakan Aktivis Indonesia (Suropati), Aditya Iskandar mengatakan gangguan yang terjadi pada satelit Telkom 1 karena masuknya perusahaan IT asing yang akan mengambil alih sistem billing PT Telkom Indonesia.

"Di sisi lain berdasarkan informasi sebuah media, gangguan terhadap satelit 1 milik PT Telkom diduga karena masuknya perusahaan IT asing yang akan mengambil alih sistem billing di PT Telkom dengan jumlah pelanggan 17 juta," jelas Aditya saat ditemui di Kantor Bareskrim, Jakarta Pusat, Senin 4 September 2017.

Pergantian sistem billing ini diduga telah melakukan penghapusan atau pemindahan data billing pelanggan sejumlah 1,3 juta. Hal tersebut yang membuat satelit Telkom 1 bermasalah.

Selain itu, ia menilai dalam keterangan pers PT Telkom Indonesia juga tidak konsisten dalam menjelaskan penyebab bermasalahnya satelit Telkom 1 tersebut. Pertama, Telkom mengatakan hal tersebut karena umur satelit yang sudah memasuki usia tua 18 tahun.

Lalu, Telkom mengatakan lagi satelit Telkom 1 mengalami pergeseran antena hingga akhirnya Telkom bilang satelit Telkom 1 sudah tidak bisa digunakan karena slot orbit 108 sudah kosong.

"Simpang siur infomasi mengenai satelit Telkom ini patut diselidiki oleh aparat penegak hukum," imbuh dia.

Ia juga menuturkan, jika sejumlah data pelanggan tersebut yang dimigrasikan atau dihapus, berapa nilai yang akan hilang untuk pendapatan Negara. Menurutnya, itu akan merugikan negara.

"Kami minta Polri turun tangan untuk menyelidiki bila terjadi potensi kerugian terhadap Negara, sehingga masyarakat tidak menduga-duga," pungkas dia.



(SAW)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TELKOM
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-11-2017