Presiden Sebut UMKM Kunci Perekonomian ASEAN

Achmad Zulfikar Fazli - 13 November 2017 18:08 wib
Presiden Joko Widodo di acaranya pertemuan pimpinan se-ASEAN di Manila, Filipina, Senin 13 November 2017. Foto: Biro Pers Setpres/Laily Rachev
Presiden Joko Widodo di acaranya pertemuan pimpinan se-ASEAN di Manila, Filipina, Senin 13 November 2017. Foto: Biro Pers Setpres/Laily Rachev

Jakarta: Presiden Joko Widodo menyebut Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peran penting bagi perekonomian ASEAN. Ia mencatat 96 persen pelaku ekonomi di ASEAN terdiri dari UMKM.

"Jika kita berbicara mengenai integrasi ekonomi ASEAN maka tugas kita membawa UMKM ke dalam integrasi itu,” kata Presiden dalam ASEAN Leaders‘ Interface With ASEAN Business Advisory Council (ABAC) di Philippine International Convention Center (PICC), Manila, Filipina, Senin, 13 November 2017.

Presiden mengapresiasi Dewan Penasehat Bisnis ASEAN karena melihat pentingnya keberpihakan terhadap UMKM. Menurut dia, perhatian juga perlu diberikan untuk memberdayakan perempuan dalam UMKM.

“Saya sambut baik upaya menghubungkan perusahaan multinasional dengan UMKM melalui ASEAN Mentors for Entrepreneurship Network (AMEN),” kata Presiden.

Baca: Jokowi: UMKM Tulang Punggung Ekonomi RI & ASEAN

Menurut dia, Indonesia pun sudah sejak lama mengembangkan usaha inklusif yang menghubungkan perusahaan besar dengan UMKM di berbagai sektor.

“Indonesia memiliki gugus tugas yang menyinergikan kepentingan pemerintah, pihak bisnis, dan masyarakat berpenghasilan rendah dalam bidang keuangan inklusif. Saya harap ASEAN dapat merumuskan formula kerja sama alternatif pembiayaan bagi UMKM,” ujar Presiden.




(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG UMKM
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 25-11-2017