DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

DPR Dukung Peningkatan Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Kazakhstan

Anggi Tondi Martaon - 13 Maret 2018 16:37 wib
Pimpinan DPR bersama Ketua Senat Parlemen Kazakhstan HE Mr Kassym Jomart Tokayev. Foto: Dok. DPR
Pimpinan DPR bersama Ketua Senat Parlemen Kazakhstan HE Mr Kassym Jomart Tokayev. Foto: Dok. DPR

Jakarta: Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menerima kunjungan Ketua Senat Parlemen Kazakhstan HE Mr Kassym Jomart Tokayev beserta rombongan di ruang pertemuan pimpinan di DPR RI, Jakarta, Selasa, 13 Maret 2018. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas kerja sama antar kedua negara.

Ketua DPR yang akrab disapa Bamsoet didampingi Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, Agus Hermanto, Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf, Anggota BKSAP DPR RI Amelia Anggraeni, dan Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono.

Pada kesempatan tersebut, politikus Golkar ini menyampaikan bahwa DPR RI selalu mendukung pemerintah Indonesia melalui fungsi legislasi untuk meningkatkan kerja sama dengan Kazakhstan. Terlebih, hubungan diplomatik antar kedua negara yang sudah memasuki usia 25 tahun berjalan cukup baik. "Hubungan baik ini merupakan modal penting dalam meningkatkan kerj asama kedua negara," kata Bamsoet, dalam keterangan tertulis.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI itu menyebutkan, hubungan mesra antara Indonesia dengan Kazakhstan berbuah manis. Hal itu terlihat dari meningkatnya nilai perdagangan Indonesia-Kazakhstan dalam beberapa tahun terakhir.

"Nilai perdagangan Indonesia-Kazakhstan pada 2017 mencapai 52,92 juta USD, meningkat dari 2016 yang hanya 22,12 juta dollar USD," ucap suksesor Setya Novanto itu. 

Dengan peningkatan tersebut peraih gelar Master of Business Administration dari Institut Manajemen Newport Indonesia (IMNI) tahun 1990 itu meminta agar pihak Senat Parlemen Kazakhstan memberikan berbagai kemudahan untuk meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara, khususnya pada komoditi unggulan Indonesia.

"Saya minta tolong Mr. Kassym Jomart Tokayev memberikan kemudahan bagi Indonesia melakukan ekpor beberapa produk ungulan yang sudah masuk ke Kazakhstan, antara lain minyak kelapa (kopra), minyak sayur, produk kecantikan kulit dan lem," ucap Bamsoet.

Menanggapi permintaan tersebut, Mr Kassym Jomart Tokayev menyambut baik tawaran tersebut. Terlebih, sambung Tokayev, Kazakhstan saat ini aktif terlibat dalam One Belt One Road yang digagas oleh Tiongkok. Hal itu membuat mereka mempunyai akses kerja sama ke pelabuhan di Negeri Tirai Bambu tersebut.

"Kami menilai Indonesia merupakan key partner dalam mengembangkan hubungan Kazakhstan ke berbagai negara lain di Asia Tenggara. Kami harap melalui akses pelabuhan di Tiongkok, bisa mempermudah akses laju barang Indonesia-Kazakhstan sehingga dapat meningkatkan kerja sama perdagangan kedua negara," ujar Mr Kassym Jomart Tokayev.

Selain membahas peningkatan perdagangan kedua negara, Bamsoet dan Mr Kassym Jomart Tokayev juga ingin memperkuat hubungan kerja sama bidang pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata.

Tak hanya itu, RI 6 itu juga mengundang Senat Parlemen Kazakhstan hadir dalam World Parliamentary Forum On Sustainable Development 2018. Kegiatan tersebut merupakan sebuah Forum Parlemen Dunia yang diinisiasi, dan diselenggarakan di Indonesia yang fokus mencari solusi terbaik mengurangi kemiskinan, kesenjangan dan ketidakadilan, serta menghadapi perubahan iklim dalam kerangka pembangunan berkelanjutan.



(ROS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BERITA DPR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 10-12-2018