BTN Membiayai 667 Ribu Unit Rumah di 2017

Desi Angriani - 13 Februari 2018 19:19 wib
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo)
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo)

Jakarta: PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero) (BBTN) atau BTN telah menyalurkan kredit perumahan untuk 667.312 unit rumah hingga Desember 2017. Realisasi tersebut mencapai 100,2 persen dari target perseroan yang sebesar 666 ribu unit rumah.

Direktur Utama BTN Maryono menuturkan dukungan BTN tersebut terdiri atas penyaluran kredit perumahan subsidi untuk 481.329 unit rumah atau setara Rp34,16 triliun dan kredit perumahan nonsubsidi untuk 185.983 unit rumah senilai Rp37,37 triliun.

"Dalam rangka mendukung Program Satu Juta Rumah, hingga Desember 2017 BTN telah memberikan dukungan pembiayaan perumahan untuk 667.312 unit rumah," kata Maryono, di Menara BTN, Jakarta, Selasa, 13 Februari 2018.

Untuk tahun ini, BTN menargetkan pembiayaan kredit perumahan sebanyak 750 ribu unit. Target tersebut terdiri atas penyaluran kredit perumahan subsidi 536.868 unit rumah dan kredit perumahan nonsubsidi untuk 213.132 unit rumah.


Sumber: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

Menurut Maryono dukungan yang diberikan tidak hanya berupa penyaluran KPR tapi juga memperkuat sumber pembiayaan, mendorong keterjangkauan, mendorong sisi ketersediaan rumah, serta bersinergi dengan stakeholder perumahan.

Dari segi sumber pembiayaan, BTN tengah menggelar transformasi digital untuk meningkatkan penghimpunan DPK. Selain itu, perseroan terus proaktif menerbitkan obligasi, Negotiable Certificate of Deposit (NCD), melakukan sekuritisasi aset, hingga mencari pinjaman ke luar negeri.

"Dukungan BTN agar masyarakat berpenghasilan rendah dapat mengakses KPR pun dilakukan melalui penyediaan layanan laku pandai dan layanan keuangan digital. Kami juga terus melakukan sinergi dengan stakeholder perumahan untuk mempercepat penyediaan perumahan bagi MBR," pungkas dia.


(ABD)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BTN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 23-02-2018