DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.036.079.020 (15 AGUSTUS 2018)

BI Minta Uang NKRI Diperlakukan dengan Benar

- 13 Juni 2018 11:07 wib
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)

Pekanbaru: Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Riau mengimbau masyarakat untuk memperlakukan uang kertas NKRI dengan benar. Dalam artian, BI meminta masyarakat jangan sampai membasahi, melipat, meremas, mencoreti, dan men-staples agar kondisi fisik alat tukar itu tetap bagus.

"Uang untuk keperluan Lebaran keluar dari bank dalam kondisi bagus-bagus dan rapi. Tolong dijaga dan dirawat dengan baik," kata Kepala Bank Indonesia Provinsi Riau Siti Astiyah, seperti dikutip dari Antara, di Pekanbaru, Rabu, 13 Juni 2018.

Ia menilai masih ada kebiasaan buruk dari sebagian orang dalam menggunakan uang rupiah sehingga merusak kualitas fisiknya. Siti mengatakan BI akan terus mengampanyekan 'Cinta Rupiah' seperti pada Lebaran tahun ini.

Menurutnya ada lima hal yang harus dihindari pengguna uang rupiah yakni dengan lima larangan. "Larangan itu adalah uang jangan dilipat, jangan dicoret, jangan di-staples, jangan diremas, dan jangan dibasahi," tuturnya.

Uang kertas yang dibagikan kepada orang lain saat perayaan Lebaran, lanjutnya, sebaiknya tidak dibungkus dengan amplop kecil supaya tidak harus dilipat-lipat. Adapun BI Perwakilan Riau membuka pelayanan penukaran uang menjelang Idulfitri 1439 H. Pelayanan penukaran uang pecahan tersebut berlangsung pada 30-31 Mei dan 4-6 Juni 2018.

Meski program penukaran uang bersama sudah usai, lanjutnya, warga masih bisa melakukannya di bank-bank. Penukaran uang di bank lebih baik ketimbang di penjual jasa penukaran yang bermunculan di tepi jalan, karena selain tidak resmi, lebih mahal dan berisiko.

 


(ABD)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BANK INDONESIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 16-08-2018