Menko Darmin tak Ingin Penguatan Rupiah Ganggu Ekspor

Suci Sedya Utami - 13 September 2017 17:31 wib
Illustrasi. MI/Susanto.
Illustrasi. MI/Susanto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menko Perekonomian Darmin Nasution tak ingin mata uang rupiah terlalu menguat. Menurut Darmin, penguatan rupiah tak berdampak baik pada ekspor.

"Kita enggak mau terlalu kuat.Tapi engak berarti bahwa kita harus menahan betul supaya rupiah enggak boleh menguat," kata Darmin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 13 September 2017.

Darmin menjelaskan jika rupiah menguat, maka profit atau pendapatan para eksportir dalam bentuk mata uang rupiah akan menurun. Namun, dia menegaskan level pergerakan saat ini di antara Rp12.200-Rp12.100 per USD belum menjadi peringatan bagi ekspor.

Dia bilang, saat ini level rupiah masih berada di undervalue atau di bawah nilai fundamentalnya. Mantan Gubernur Bank Indonesia ini menambahkan bahwa ruang penguatan rupiah masih ada meskipun tidak banyak.

"Rp13.200 lah sekarang. Ya enggak sih (enggak warning), tapi dia makin mendekati nilai fundamentalnya," jelas Darmin.



(SAW)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG EKSPOR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 26-09-2017