DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 45.764.339.104 (19 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Terima Kunjungan Wakil Mentan Brasil, Amran Bahas Investasi

M Studio - 13 Februari 2018 09:02 wib
Wakil Mentan Brasil, HE Mr Eumar Roberto Novacki dan Mentan RI Andi Amran Sulaiman (Foto:Dok.Kementan)
Wakil Mentan Brasil, HE Mr Eumar Roberto Novacki dan Mentan RI Andi Amran Sulaiman (Foto:Dok.Kementan)

Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman didampingi Staf Ahli Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional Mat Syukur, Tenaga Ahli Menteri Bidang Tata Hubungan Kerja Lingkup Kementan Baran Wirawan, dan Staf Khusus Menteri Bidang Hubungan Masyarakat, Amir Patti menerima kunjungan Wakil Mentan Brasil, HE Mr Eumar Roberto Novacki, di Ruang Kerja Mentan, Senin, 12 Februari 2018.

Hadir mendampingi Wakil Mentan Brasil, yaitu Director of Non-Tariff Negotiation, Mr Alexandre Pontes Pontes dan Secretary of Agricultureof the State of Rio Grande do Sul, Mr Ernani Polo.

Pada pertemuan ini, Mentan Amran meminta dukungan pihak Brasil untuk mengkonter kampanye negatif yang selama ini dilakukan pihak Uni Eropa terhadap komoditas sawit Indonesia. Pasalnya, keberlanjutan komoditas sawit di Indonesia terkait erat dengan penghidupan 30 juta masyarakat yang bergantung secara langsung terhadap sektor sawit. 

"Gangguan terhadap sawit akan menyebabkan hilangnya sumber pencaharian 30 juta penduduk yang dapat memicu kerawanan sosial, yang pada gilirannya dapat mendorong mereka melakukan perambahan hutan kembali dan perusakan lingkungan yang lebih parah,” jelas Amran.

Di sisi lain, Amran menyambut baik keinginan pihak Brasil untuk mengekspor ternak sapi indukan dalam rangka meningkatkan populasi sapi dan kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan konsumsi protein asal hewani di Indonesia. 

"Kami mengundang pihak Brasil untuk berinvestasi di pengembangan ternak sapi di Indonesia,” ujarnya.

Menanggapi keinginan Brasil mengekspor daging ayam ke Indonesia, Amran meminta Brasil untuk tidak melakukan hal tersebut mengingat saat ini Indonesia sudah surplus produksi daging ayam. Bahkan, sudah melakukan ekspor ke enam negara. 

"Keinginan ekspor daging ayam Brasil ke Indonesia dapat mengganggu sistem produksi yang sudah terbentuk dan berjalan dengan baik. Namun demikian, kami mengundang pihak Brasil untuk melakukan investasi pada sektor pengolahan daging ayam serta industri pengolahan pakan ternak,” kata dia.
 
Wakil Mentan Brazil, HE Mr Eumar Roberto Novacki mengungkapkan pihak Brasil menekankan pentingnya penguatan kerja sama bilateral bidang pertanian melalui pengaktifan kembali forum Consultative Committee on Agriculture (CCA). 

"Melalui forum ini dapat dibahas berbagai isu penguatan kerja sama bidang pertanian antara kedua negara,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Indonesia-Brasil juga sepakat melakukan penguatan kerja sama bidang riset dan teknologi, serta memfasilitasi akses pasar untuk komoditas buah. 


(ROS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BERITA KEMENTAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
MORE
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
MOST COMMENTED
POPULAR FOTO
ADVERTISEMENT

Sun , 21-10-2018