Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.387.516.226 (18 JUNI 2018)

Ria Irawan Berharap Undang-Undang Berpihak pada Pekerja Film

Agustinus Shindu Alpito - 13 April 2016 00:45 wib
Ria Irawan (Foto: MI/MOHAMAD IRFAN)
Ria Irawan (Foto: MI/MOHAMAD IRFAN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ria Irawan tampaknya tak hanya puas berkarier sebagai aktris, dan orang di balik layar. Putri almarhum sutradara Bambang Irawan itu berambisi mengubah sejumlah undang-undang yang menurutnya tidak berpihak bagi perkembangan insan perfilman nasional.

“Banyak hal (yang saya ingin ada perubahan). Mulai dari peraturan sensor. Lebih baik film dikategorikan seperti televisi, daripada harus dipotong-potong. Kenapa film gue (Gila Jiwa) dapatnya kategori 17 tahun ke atas, karena gue enggak mau film gue dipotong-potong,” kata Ria saat ditemui Metrotvnews.com di CGV Blitz, Bekasi Cyber Park, Selasa (12/4/2016).

"Lalu soal ketenagakerjaan. Soal kontrak kerja, jam kerja, jaminan untuk kru film harus ada di Undang-Undang," tambahnya.

Saat ditelisik lebih jauh apakah keinginannya itu menandakan dirinya tertarik terjun langsung ke dunia politik agar memiliki kewenangan mengubah Undang-Undang. Ria menepis hal itu.

"Kalau di Indonesia, langkahnya (untuk mengubah Undang-Undang) gue harus berpolitik. Tetapi gue enggak mau. Lebih baik mendekati orang-orang itu. Sebelum mereka urus film, kami bilang ke mereka, ‘Pak, kami kan sudah lama di film.’" jawab Ria merujuk soal koordinasi diskusi antara sineas dan pemerintah sebagai solusi tepat.

Selain itu, menurut Ria, penting untuk dibuat sebuah regulasi soal harga tiket film Indonesia yang sesuai dengan pendapatan masyarakat. Mengingat setiap daerah di Indonesia memiliki standar pendapatan pekerja yang berbeda-beda.

“Juga soal harga tiket film agar disesuaikan dengan Upah Minimum Regional (UMR), karena UMR setiap daerah berbeda-beda. Jadi dihitung UMR per bulan dibagi jumlah menit per bulan untuk mengetahui daya beli masyarakat yang tepat untuk tiket film," tutupnya.


(ELG)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG FILM INDONESIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA FILM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 18-06-2018