Edwin Bukan Pilihan Pertama Sutradara Film Posesif

Purba Wirastama - 12 September 2017 20:17 wib
Produser film Posesif Muhammad Zaidy (Foto: metrotvnews/purba)
Produser film Posesif Muhammad Zaidy (Foto: metrotvnews/purba)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebelum Edwin, Teddy Soeriaatmadja lebih dulu dibidik sebagai sutradara film Posesif produksi Palari Films. Produser Muhammad Zaidy menyebut bahwa Edwin, yang sejak awal terlibat jadi salah satu produser, akhirnya turun tangan sebagai sutradara.

"Saya pikir hal kayak begitu lumrah. Karena waktu tidak cocok dan sebagainya," kata Zaidy saat ditemui di Senayan City Mall Jakarta, Selasa 12 September 2017.

Posesif menjadi film ketiga dan film komersial pertama Edwin sebagai sutradara film panjang. Sebelumnya, dia membuat film yang lebih dapat dikatakan sebagai film art atau independen, yaitu Babi Buta yang Ingin Terbang (2008) dan Kebun Binatang (2012). Kedua film mendapat penghargaan sebagai film terbaik di sejumlah festival.

Sementara Teddy telah membuat sedikitnya delapan film panjang yang punya target pasar luas dan spesifik. Misal Banyu Biru (2004), Namaku Dick (2008), Lovely Man (2011), dan Something in the Way (2013). Film-film Teddy juga mampir di beberapa festival dan meraih penghargaan.

Kendati Posesif merupakan film remaja dengan target pasar penonton luas, Zaidy yakin bahwa Edwin sutradara yang tepat. Apalagi dia dan Edwin telah terlibat dalam proses pengembangan naskah sejak awal bersama dengan produser Meiske Taurisia dan penulis naskah Ginatri S Noer.

"Walaupun Mas Edwin belum pernah bikin film remaja, tapi dia terlibat proses dari awal," ujar Zaidy.

"Karena saya satu visi dengan Mas Edwin, obrolan nyambung, referensi sama, apa yang kita bahas dalam riset juga bareng-bareng, saya rasa enggak ada yang lebih tepat menyutradarai film ini selain Mas Edwin."

Film Posesif bercerita tentang Lala (Putri Marino) dan Yudhis (Adipati Dolken), dua remaja SMA yang berpacaran setelah jatuh cinta pada pandangan pertama. Yudhis berhasil mengikat hati Lala hanya untuknya dan membuat gadis atlet loncat indah itu berjanji setia selamanya. Dari situ masalah kemudian muncul dan menjadi jebakan. Cinta yang awalnya sederhana, menjadi rumit dan berbahaya.

Naskah ditulis oleh Gina. Zaidy dan Meiske menjadi produser di bawah bendera Palari Films. Solihin Jusuf Nathan bertindak sebagai produser eksekutif. Selain Adi dan Putri, aktor lain yang terlibat adalah Gritte Agatha, Chicco Kurniawan, Cut Mini, dan Yayu Unru.

Posesif dijadwalkan tayang di bioskop pada Kamis 26 Oktober 2017.


 


(ELG)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG FILM INDONESIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA FILM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 26-09-2017