Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.387.516.226 (18 JUNI 2018)

Avengers Infinity War Tembus Pemasukan Rp27,8 Triliun

Purba Wirastama - 13 Juni 2018 20:17 wib
Cuplikan trailer Avengers Infinity War (youtube marvel entertainment)
Cuplikan trailer Avengers Infinity War (youtube marvel entertainment)

California: Pemasukan kotor untuk film superhero Avengers: Infinity War telah menembus angka USD2 miliar atau sekitar Rp27,8 triliun dari bioskop seluruh dunia. Infinity War menjadi film keempat yang berhasil menembus rekor ini.

Capaian box office tersebut, menurut data Box Office Mojo, didapat sejak Senin kemarin, 11 Juni 2018. Infinity War tayang perdana di Indonesia dan beberapa negara pada 25 April, lalu menyusul tayang di AS pada 27 April.

Dari pasar domestik AS-Kanada, film keluaran Disney ini meraup pemasukan kotor USD656 juta, mengekor Black Panther yang mencapai USD699 juta. Dalam pasar internasional, pemasukannya jauh lebih banyak yaitu USD1,34 miliar.

Dari sekian film barat yang didistribusikan internasional, baru ada empat film yang menembus box office USD2 miiliar. Selain Infinity War, tiga film teratas adalah Avatar dengan USD2,78 miliar, Titanic dengan USD2,18 miliar, dan Star Wars: The Force Awakens dengan USD2,06 miliar.

Pemasukan internasional terbesar untuk Infinity War datang dari Tiongkok dengan nilai USD366 juta. Ini sama halnya dengan Avatar, yang memperoleh pemasukan internasional paling banyak dari penonton negeri tirai bambu.

Selain Tiongkok, pemasukan besar lain datang dari Inggris dengan USD94 juta, Korea Selatan USD92 juta, Brazil USD64 juta, dan Meksiko USD59 juta. Dari Indonesia, pemasukan kotor per 3 Juni adalah USD25 juta. Angka untuk keempat negara ini terhitung per 3 Juni.

Infinity War adalah film ke-19 dalam waralaba Marvel Cinematic Universe buatan Marvel Studios. Film berikutnya dalam waralaba ini adalah Ant-Man and the Wasp, Captain Marvel, dan Avengers 4.


 


(ELG)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG FILM HOLLYWOOD
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA FILM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 18-06-2018