DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 45.764.339.104 (19 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Wawancara Eksklusif Lowp Soal Keputusan Hengkang dari Rocket Rockers

Agustinus Shindu Alpito - 28 Mei 2018 17:30 wib
Rizky Fadli alias Lowp (Foto: Ardi Lazuardi)
Rizky Fadli alias Lowp (Foto: Ardi Lazuardi)

Jakarta: Pada Ramadan tahun ini, Rocket Rockers membuat pengumuman mengejutkan. Rizky Fadli alias Lowp, memutuskan hengkang untuk fokus mendalami agama. Hal ini mengagetkan mengingat kebersamaan Lowp bersama grup asal Bandung itu sudah selama 18 tahun.

Ini bukan kali pertama Rocket Rockers kehilangan personel inti mereka dengan alasan fokus pada agama. Pada 2013 lalu, mereka ditinggal sang vokalis, Ucay. Alasan Ucay berhenti sebagai vokalis Rocket Rockers pun demi mendalami ilmu agama.

Di dunia musik Indonesia, kabar seperti ini bukan hal baru, mulai dari Irvan “Rotor,” Sakti “Sheila on 7,” Reza “NOAH,” hingga Beni dan Alfi “The Upstairs,” pernah meninggalkan band dengan alasan sama; memperdalam agama.

18 tahun tentu bukan waktu yang singkat. Lowp sendiri mengakui bahwa bukan hal mudah baginya untuk memilih keputusan ini. Bersama Rocket Rockers, Lowp turut melahirkan album debut Soundtrack For Your Life (2002). Lowp juga merasakan lika-liku Rocket Rockers jadi ikon grup pop-punk, termasuk pengalaman berharga mereka menjajal masuk label besar Sony/BMG Indonesia dan akhirnya keluar untuk kembali ke jalur independen pada 2008.

Pada Senin, 28 Mei 2018, Medcom.id menghubungi Lowp. Dalam perbincangan singkat, Lowp membagikan cerita tentang keputusannya yang mengejutkan itu. Berikut kutipan perbincangan kami.





Sudah dari kapan berpikir untuk keluar dari band?

Sudah dari awal tahun (2018). Waktu itu tinggal menunggu waktu yang tepat. Sudah ada planning, menunggu beberapa kontrak yang dibereskan.


Mengapa momen Ramadan ini dianggap tepat untuk mengumumkan pengunduran diri?

Anak-anak mau mulai masuk dapur rekaman lagi, kewajiban saya di album kemarin sudah selesai. Rocket Rockers mau mulai karya baru lagi. Soalnya, tugas saya di album kemarin sudah beres. Momennya pas. Budaya Rocket Rockers rekaman di bulan Ramadan. Sementara saya di bulan Ramadan ada fokus berbeda.


Apa yang akan dilakukan selepas keluar dari Rocket Rockers?

Berdagang. Sudah beberapa tahun lalu bikin usaha kuliner pempek “Lopek," pempek yang gue jual sudah masuk di beberapa kafe dan gue juga buka warung di rumah. Kemarin-kemarin sudah menyiapkan fondasi sebelum resign.


Apakah Lowp akan bermusik lagi dengan cara dan format yang berbeda?

Sekarang fokusnya berdagang saja. Gue juga bukan kayak Ucay, gue bukan one man vocalist juga.


Alasan Lowp hengkang serupa dengan Ucay, apakah itu menandakan ada pengaruh Ucay dalam keputusan ini?

Sebenarnya pengaruh orang luar itu enggak. Pengalaman pribadi yang dilewati. Buat belajar agama gue rasa, setiap pribadi harus belajar agama. Untuk mendidik anak juga guidance dari agama. Istilahnya bekal untuk nanti di akhirat, kalau sadar itu hukumnya wajib.


Selama 18 tahun bergabung dengan Rocket Rockers, apa ada hal mengganjal yang akhirnya memicu keputusan ini?

Pengalaman pribadi yang gue dapat begini jalannya. Benturan itu memang ada kalau kamu belajar (agama) lebih dalam. Memang agak sulit menggabungkan irama dan kegiatan spiritual. Ada benturan.


Apa titik balik yang membuat Lowp semakin yakin untuk keluar?

Masing-masing ada pengalaman spiritual berbeda-beda. Bukan hanya benturan itu saja. Ada juga kondisi di keluarga yang harus gue jalani, istri hamil lagi. Enggak mungkin gue tinggal tur sepuluh hari gitu, karena ke depan jadwal Rocket Rockers padat. Pertimbangan itu juga yang gue pikirkan. Kemudian ada kejadian kemarin nyokap enggak sehat. Gue mau kembali dekat dengan keluarga. Kemarin keteteran karena gue banyak di luar rumah. Ini namanya qadarullah, jalan gue seperti ini. Enggak bisa di stereotipe. Ini pribadi.


Kenangan apa paling berkesan selama 18 tahun bersama Rocket Rockers, cerita yang akan Lowp bagikan ke anak-cucu kelak?

Sekarang sudah saja lah, kayaknya gue juga enggak akan share itu ke anak gue. Sudah saja, gue tutup saja sampai di sini. Biarin itu jadi kenangan gue pribadi. Waktu gue bilang mau berhenti nge-band, anak gue (usia 6 tahun) senyum. Dia senang.


Bagaimana respons dari personel Rocket Rockers lain atas keputusan ini?

Kalau dari mereka sudah menerima, tetapi agak awkward dan kaget. Gue dengar Aska sempat susah ngomong pas press-conference di Jakarta (jumpa pers digelar Rocket Rockers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, 25 Mei 2018). Awkward, kami sudah 18 tahun bersama. Kalau dibilang mudah sih enggak. Apa yang gue putuskan ini berat, memutuskan berhenti dari apa yang sudah gue jalani setengah hidup gue. Bahkan lebih, gue main musik dari umur enam tahun. Lebih dari setengah hidup gue. 18 tahun berat, tetapi ini keputusan yang harus gue ambil, untuk gue dan Rocket Rockers.


Apakah berhenti dari Rocket Rockers berarti Lowp berhenti total dari musik? Seperti kita ketahui ada beberapa musisi yang keluar dari musik secara total atas alasan larangan agama.

Kalau main gitar sih, selagi ada gitarnya. Masih main tetapi bukan fokus utama. Kalau main gitar main saja, bukan dijadiin pendapatan. Enggak sampai bakar-bakar (alat musik) juga. Gue main musik saja, tetapi jangan sampai menghalangi prioritas agama.




 




(ASA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG INDONESIA MUSIK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA INDIS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 21-10-2018