Young Lex dan Ambisi Merajai Hip-Hop Indonesia

Agustinus Shindu Alpito - 24 Oktober 2016 06:00 wib
Young Lex (Foto:Dok. Trinity)
Young Lex (Foto:Dok. Trinity)

Metrotvnews.com, Jakarta : Perlu lima tahun bagi Samuel Alexander Pieter untuk mendominasi percakapan masyarakat, baik di dunia maya maupun nyata. Mengawali panggung pertama di tahun 2011, perlahan tapi pasti pria yang menyandang nama panggung Young Lex ini melesat di arena musik Indonesia, dan menembus industri demi satu tujuan; menjadi raja hip-hop!

Di usia yang belum genap seperempat abad, Young Lex mulai menyusun strategi dan perlahan mewujudkannya. Sebuah cita-cita bahwa hip-hop di Indonesia juga bisa membuat pelakunya bermandi rupiah. Young Lex adalah muara dari pertemuan generasi milenial, keperkasaan internet, plus tekad kuat khas anak muda.

Pertemuan Metrotvnews.com dan Young Lex terjadi di mal elite di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, pada pertengahan Oktober 2016.  Dalam percakapan tanpa basa-basi itu, terkuak berbagai rencana Young Lex, sekaligus membuktikan bahwa sosok yang sedang viral ini adalah seorang visioner yang punya segudang cara untuk menjadi besar.


Selalu ada kontroversi dalam tiap lagu yang dirilis Young Lex. Kontroversi itu mencapai titik klimaks pada lagu Bad yang ikut dinyanyikan selebritas media sosial, Awkarin. Apa sebenarnya yang ingin disampaikan oleh Young Lex?
Pada dasarnya gue pengin bikin lagu ada pesannya. Yang kedua, lagu gue harus real dan punya integritas. Kalau gue lakuin A, ya itu yang gue tulis di lagu. Di lagu Bad, gue ingin menyuarakan ke orang-orang bahwa anak yang di-judge "nakal" itu juga punya kesempatan meraih mimpi. Lo harus bisa membedakan nakal dan jahat. Anak nakal itu tidak berarti jahat.


Apa yang sebenarnya sedang dilakukan Young Lex pada saat ini, hingga memicu banyak kontroversi?
Gue mengibaratkan dalam sebuah meeting, kalau lo kasih usul yang bagus dengan cara biasa, lo tidak akan diingat. Tetapi apa yang gue lakukan adalah lagi meeting gue sambit telur. Kuncinya adalah setelah pelemparan telur itu, orang akan mengingat gue. Itulah yang gue lakukan sekarang, gue "menampar" semua orang dan dari situ gue dapat spotlight. Dan dari situ orang akan melihat apa yang akan gue lakukan. Semua gue lakukan dengan planning.

Seperti yang gue lakukan dengan Awkarin. Gue enggak peduli 500 ribu orang dislike video gue, tetapi intinya mereka yang belum pernah mendegar lagu rap, akhirnya mendengar. Dari  sembilan juta penonton video Bad di YouTube, pasti ada yang akhirnya mencari tahu karya gue, atau mencari tahu lagu hip-hop lain. Itu intinya, yang penting mereka mendengar hip-hop. Itu strategi gue.


Young Lex (Foto: dok. Trinity)

Momen apa yang akhirnya membuat Young Lex memutuskan terjun ke dunia musik?
Gue pertama bikin lagu I Got Love untuk nembak cewek, gue promosiin di Facebook dan ada yang suka. Terus gue diundang manggung di sekolah dia, di-treat like a guest star. DIbayar Rp500 ribu, ada J Flow juga di acara itu. Dari situ gue berpikir bahwa Tuhan kasih gambaran kalau gue di hip-hop seperti itu, akhirnya gue putuskan gue akan hidup di hip-hop dan mengejar itu gila-gilaan. Kejadian itu di tahun 2011.


Jika dalam kolom komentar akun Young Lex di YouTube dan Instagram ada yang mencaci, apakah pernah dimaki secara langsung di dunia nyata?
Enggak ada, sekarang beraninya di digital saja. Di Instagram ada yang pernah hujat gue habis-habisan, pas gue buka akun dia ternyata dia memakai merchandise gue banyak banget. Gue tidak tahu, apakah ada dari mereka yang hanya mencari perhatian. Ada banyak analisa. Belum tentu yang komen panjang lebar di YouTube itu haters gue.

Gue sampai ingin bikin eksperimen sosial, menantang haters gue untuk ketemu langsung di lapangan. Misal gue umumkan di Instagram untuk ketemuan di Lapangan Banteng dan kalau ada yang mau ajak berantem ayok berantem. Gue pengin tahu apakah memang ada dan ending-nya seperti apa. Tapi bisa juga misal tidak ada yang datang, atau ada yang datang dan malah jadi berdiskusi.


Dalam beberapa kesempatan, salah satunya vlog inspirasi di balik lagu Bad, Young Lex terkesan sebagai sosok yang religius. Bahkan dalam video itu Anda menceritakan terinspirasi dari sebuah kisah dalam Injil. Apakah dasar agama seorang Young Lex bisa dibilang kuat?
Background gue di Kristen itu kuat sekali. Usia 17-18 tahun, gue sudah mengajar dasar ke-Kristen-an di gereja. Dari situ gue percaya semua orang memiliki "puzzle-nya" masing-masing yang tidak bisa digantikan oleh orang lain. Orang selalu bilang gue kasar, padahal gue seumur-umur bikin lagu ada kata "fuck" cuma tiga lagu. Selesai, Senam Pagi, GGS.

Kenapa gue tato-an? Ada tato Joker di tangan kiri gue, karena ada dialog Joker yang bilang, Itsn't about money, it's about sending a message. Itu yang gue lakuin di lagu-lagu gue.

Bagaimana pendengar gue mendapat hal baik tanpa gue ceramahi. Orang yang tidak tahu gue akan menganggap gue negatif, kalau yang tahu gue mereka akan memahami pesan itu.
 
Karakter apa yang diusung seorang Samuel Alexander Pieter dalam jubah bernama Young Lex?
Semua Youtuber itu pencitraan di depan kamera, mereka mencoba mengambil peran sebagai hero, sedangkan gue mengambil peran public enemy dan anti-hero. Itu strategi gue.


Dalam beberapa video, tampak Young Lex memiliki relasi kuat dengan ibu. Sedekat apa hubungan kalian?
Gue dari kecil berdua doang sama nyokap, dari usia gue 6 tahun. Hampir semua rapper seperti itu, lebih dekat dengan nyokap daripada bokap. Mereka bisa bunuh bokap, tetapi enggak nyokap. Real gue di rumah ya seakrab itu (seperti yang tergambar di berbagai video YouTube). Nyokap gue mamang tipikalnya seperti itu. Kemarin nyokap nemenin gue syuting, dia duduk di emperan sama teman gue, cerita-cerita. Gue sekarang masih disuapin nyokap. Mumpung masih ada (masih hidup).


Pernah bertemu dan berdiskusi dengan musisi hip-hop generasi sebelum Anda?
Belum karena enggak bakal masuk. Keadaan sudah berbeda, mungkin dulu mereka terkenal. Tetapi kalau dibanding dengan rapper generasi sekarang, mungkin skill mereka nilainya 20. Karena mereka sudah tidak up to date.  Mereka akan "mati" dengan sendirinya, mereka terkenal karena era-nya.


Menurut Anda,  siapakah rapper Indonesia yang pantas disebut legenda?
Belum ada. Karena di luar yang dianggap legend itu dari segi skill kuat banget. Di luar, musisi hip-hop yang pantas dibilang legend memiliki sisi histori dan story yang panjang. Sorry to say, bahkan Iwa K dianggap legend karena terkenal duluan, tetapi bukan karena skill. Iwa K booming di sini karena di luar hip-hop sedang booming. Beda dengan N.W.A misalnya yang menyuarakan "Fuck the Police," karena memang real yang dihadapi mereka seperti itu. Mereka melihat bagaimana orang kulit hitam berkumpul dan dianggap kriminal oleh polisi. Mereka suarakan itu, itu yang membuat mereka menjadi legend.
 

Siapa saja rapper yang menginspirasi lo?
Dari soal bisnis, Drake, Lil Wayne, Jay-Z, P. Diddy. Gue pengin bikin empire kayak Jay Z, pengin bisnis seperti P. Diddy dan pengin punya strategi kayak Drake.


Young Lex (Foto: dok. Trinity)

Langkah apa yang akan dilakukan Young Lex ke depan?
Gue akan bikin sekolah hip-hop, pengin kayak standarisasi Korea, yang jadi artis ada isinya (memiliki nilai intelektual dan wawasan). Seperti yang gue terapkan juga di Awkarin. Kalau lo dengerin, apa yang dilakukan Awkarin itu susah. Dia nge-rap pake teknik triplet, flow. Gue enggak pernah dengar Iwa K atau Igor nge-rap dengan triplet.

Yang orang-orang enggak tahu, gue mematahkan beberapa mitos. Orang bilang di klub enggak bisa putar lagu hip-hop lokal, tetapi O Aja Ya Kan sing along di Foundry, di Lucy. Itu kutukan pertama yang gue patahkan. Kutukan ke-dua yang akan gue patahkan, gue akan kaya raya dari hip-hop. Rumah besar, mobil sport, sepatu puluhan juta. Itu yang gue kejar. Seperti yang dijalani oleh rapper luar.

Sekarang gue akan buka toko (distro Yogs) ke-lima di Makassar, rumah makan. Gue akan bisnis action figure, jadi nanti ada action figure Young Lex dan artis-artis Indonesia lainnya. Gue pengin jadi figur hip-hop yang tajir. Lo mau ngomong apa, terserah lo.  Mau idealis? gampang kalau sudah tajir.


Dari mana lo mempelajari teknik-teknik rap?
Dari internet. Gue belajar dari tahun 2011, dulu sempat sampai di titik satu hari belajar nge-rap selama delapan jam. Gue mau menerapkan itu di akademi hip-hop. Gue selalu pakai lima formula, metafor, ambigu, wordplay, punchline, dan syllable.


Soal sekolah hip-hop yang akan Anda dirikan, bagaimana metode dan kurikulum pelajarannya?
Di sekolah itu gue buka dan gue bilang dari awal bahwa sekolah hip-hop gue itu bukan jaminan untuk sukses dan terkenal. Tetapi jika kalian mau tahu caranya nge-rap, silakan. Ada kelas penulisan lirik, beatmaking, DJ, dance class, after that ada gigs. Mereka yang mengisi gigs itu sendiri. Gue jamin ada yang berbakat dari daerah antah-berantah. Itu tujuan gue, membuat hip-hop besar, bukan beberapa personal saja yang besar. Gue akan kasih spotlight ke orang lain, rezeki sudah ada yang mengatur. Itu yang tidak dilakukan rapper-rapper generasi sebelumnya.

 
Anda pernah mengklaim akan berkolaborasi dengan Rich Chigga, namun hal itu segera dibantah Chigga. Kemudian peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial. Bagaimana pendapat Anda?
Enggak masalah. Rich Chigga itu fenomenal, tapi kami beda line. Kami sempat satu line dan gue mengerti kenapa dia nge-blok Instagram gue. Bagi gue, sampai kapanpun Rich Chigga enggak bisa terjun ke pasar gue. Tetapi gue bisa terjun ke pasar dia. Dia sampai kapanpun enggak bisa bikin lagu bahasa Indonesia se-bagus gue. Tetapi kalau gue nyebrang ke sana, dua sampai tiga tahun bisa.


Dengan cara apa Young Lex menyebrang ke pasar Rich Chigga?
Bikin lagu bahasa Inggris. Gue menyiapkan dengan cara gue private belajar bahasa Inggris dan gue rajin menulis lirik bahasa Inggris. Selesai.


Saat ini, Young Lex tercatat masuk ke dalam jajaran artis Trinity Optima Production. Apa alasan Anda masuk ke dalam label mayor?
Bagi gue kalau lo indie, sementok-mentoknya maksimal yang lo lakuin itu 70 persen. 30 persen lo enggak bisa dapat dari indie, link, mafia-nya, deal-deal harga. Ada hal yang enggak bisa lo dapat di indie dan itu ada di label.

Gue lagi coba strategi Drake, gue akan bikin dua album. Pertama bikin mix-tape yang free download, baru keluarin album (yang dirilis via label).


Siapa rapper Indonesia yang menurut Young Lex akan besar dalam beberapa tahun ke depan?
Kalau yang seperti gue, di jalur yang sama kayak gue saat ini enggak ada. Gue belum menemukan yang "serupa tapi tak sama" dari Young Lex. Karakter, lirik image, enggak ada yang sama kayak gue.

Kalau yang lain, Laze paling jago, enggak ada yang mengalahkan lagi. Tetapi Laze enggak bisa kaya, karena memang jalur itu yang dia pilih (idealis). Dia tidak untuk diidolakan anak muda, tetapi untuk dikeren-kerenkan. Balik lagi ke tujuan lo bermusik untuk apa.



Young Lex (Foto: dok. Trinity)

Dari mana pemasukan finansial terbesar seorang Young Lex?
Merchandise dan off-air. Kalau uang dari off-air untuk jajan. Sebulan gue bisa menjual 2.000 baju dari Yogs, baju paling murah gue jual Rp200 ribu. Gue mau bikin rumah makan juga. Gue mau bikinin rumah makan itu untuk nyokap, karena masakan nyokap enak-enak.
 

Anda sempat mengatakan ingin menjalani gaya hidup seperti rapper Amerika Serikat. Termasuk soal memilih kendaraan. Mobil apa yang akan menunjang karakter seorang Young Lex?
Gue enggak mau mobil gue Avanza atau Honda Jazz, minimal Civic 2013. Gue ingin naik mobil sport karena memang itu branding gue.


Bagaimana Young Lex melihat Ucok Homicide?
Dia baru legend beneran.  Tetapi balik lagi tujuan dari lo berkarya, untuk jadi keren atau kaya. Kalau gue straight forward untuk kaya. Buat gue lo akan bisa menjadi sosok berpengaruh ketika banyak uang.

Contohnya, lo punya uang banyak, lo bikin sekolah gratis. Itu akan lebih punya pengaruh, tetapi harus punya uang banyak lebih dulu untuk memiliki pengaruh itu.

 
Seperti apa Young Lex 10 tahun mendatang?
Ada tato Alexander the Great di tangan gue, dia sukses menguasai Asia Kecil di usia yang bisa dibilang muda. Sepuluh tahun lagi gue akan punya dua stadion, di Medan dan di Ambon. Stadion untuk konser sekaligus stadion bola. Meski gue sekarang belum tahu duitnya dari mana. Seperti yang gue alami dulu, waktu sekolah gue pengin punya kafe dan distro, walaupun gue belum tahu duitnya dari mana. Tetapi hal itu terwujud sekarang. Orang yang punya pikiran dan aura positif akan selalu berkesinambungan untuk mewujudkan niat positif itu.

 
Seandainya tren hip-hop di Indonesia turun, bagaimana dengan mimpi-mimpi itu?
Yang pasti gue percaya bahwa gue akan besar dan tajir banget. Ketika gue enggak percaya itu, lebih baik gue berhenti sekarang.


Selain hip-hop, musik apa yang Young Lex dengarkan?
Reggae, Slank, Iwan Fals. Gue anak gang banget. Kontrakan pindah-pindah di gang. Jadi referensinya dulu itu. Dan gue akan menjadi Slank dan Iwan Fals di hip-hop. Muda seperti Slank dan tua seperti Iwan Fals.

 


(ELG)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG WAWANCARA MUSIK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA INDIS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-11-2017