Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.676.534.291 (20 JULI 2018)

Video YouTube Taylor Swift, Drake hingga Despacito Diretas

Cecylia Rura - 11 April 2018 13:26 wib
Vide Despacito (Foto: youtube)
Vide Despacito (Foto: youtube)

Jakarta: Sejumlah video populer di platform YouTube diretas. Peretas ini dikabarkan menyelipkan pesan-pesan politik di balik aksinya.

Dilansir dari laman Rolling Stone, Rabu 11 April 2018, video populer yang diretas adalah video musik milik Taylor Swift, Katy Perry, Drake, Chris Brown, Selena Gomez, termasuk video hit terpopuler Despacito karya Luis Fonsi dan Daddy Yankee, yang telah diretas sejak Selasa lalu.

Konten video memang tidak diubah, tapi peretas menggantinya dengan sejumlah foto diam dalam video YouTube sebelum dimainkan, dengan foto orang-orang mengarahkan senjata ke kamera.

Menurut laporan The Verge, foto itu berasal dari acara berbahasa Spanyol, La Casa de Papel. Judul video diganti dengan pesan tertulis, "Hacked by Kuroi'SH & Prosox," sementara deskripsi diubah menjadi, "Free Palestine."

Pihak YouTube didesak segera menghapus beberapa video dan dikabarkan sejumlah video teratas telah dipulihkan.

"Setelah melihat aktivitas 'aneh' di bawah channel Vevo, kami bekerja cepat bersama rekan untuk memutus akses ketika mereka melakukan investigasi," ungkap pihak YouTube kepada Billboard.

"Vevo memastikan beberapa video dalam katalognya tunduk pada pelanggaran keamanan hari ini, yang kini telah dimuat. Kami sedang bekerja mengembalikan video yang terpengaruh dan katalog kami akan dipulihkan. Kami akan melanjutkan investigasi sumber pelanggaran," papar pihak Vevo kepada The Verge melalui keterangan tertulis.

Sementara itu, salah satu pelaku peretas, Protox menuliskan cuitan tentang penyerangan melalui aksi meretas video.

"Itu hanya untuk bersenang-senang, saya menggunakan naskah mengganti judul dalam video YouTube dan saya menulis 'diretas', saya jangan diadili, saya mencintai YouTube," tulisnya.

Pesan khusus juga ditujukan pada pihak Vevo melalui Twitter.

"Anda memiliki rasa hormat saya tapi jangan lepas tangan terhadap kontrol situs Anda kepada pengembang mana pun yang tidak memperhitungkan peretasan ini."

"Menyenangkan jika bisa melukai pelanggan Anda. Kami akan menghapus semua video, tetapi saya tidak akan menghapus Despacito," tulisnya.


 


(ELG)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG YOUTUBE
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MUSIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 22-07-2018