Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.641.144.273 (17 JULI 2018)

Promotor Bersyukur Mariah Carey Tak Ajukan Permintaan Aneh

Cecylia Rura - 13 April 2018 13:37 wib
 Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication (Foto: Medcom/Cecylia)
Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication (Foto: Medcom/Cecylia)

Magelang: Mariah Carey dipastikan menghibur penonton di Indonesia melalui aksi panggungnya yang digelar di Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada 6 November 2018. Dalam konsep panggung dan acara, Mariah Carey memboyong sejumlah personel big band dan dancer untuk mengiringi penampilannya. Namun, dari pihak promotor belum bisa memastikan berapa jumlah pasti anggotanya.

Tidak ada konser pembuka dari pihak musisi lokal maupun internasional.

Soal pakaian, pihak promotor telah memberikan saran kepada tim Mariah Carey untuk mengenakan busana bercorak batik. Tentunya dengan masukan menggunakan jasa desainer anak negeri.

"Nanti kita akan undang salah satu desainer untuk membuatkan. Seandainya mereka setuju. Kita suggest memang Mariah Carey akan memakai batik, tapi masih usulan," kata Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication usai konferensi pers di Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang, Kamis 12 April 2018.

Belum dapat dipastikan siapa desainer yang akan menangani busana sang diva.

Hal lain yang biasanya menjadi tantangan adalah riders atau permintaan khusus dari penampil acara. Jika biasanya Mariah Carey dikenal cukup rewel dan meminta banyak hal khusus, Anas mengatakan pihaknya sama sekali tidak merasa kesulitan dan pihak Mariah Carey tidak meminta sesuatu hal yang spesifik.

"Alhamdulillah semua riders sejauh ini masih bisa terkomunikasikan dengan baik. Dari sisi produksi aman semua, sound system, lighting, luar biasa. Bisa kami sediakan dari Indonesia bukan dari luar negeri. Nanti juga penonton bisa melihat teknologi lampu yang dipunyai oleh TWC (PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko) akan dimainkan, jadi benar-benar akan sangat megah."


Lokasi panggung konser Mariah Carey (Foto: medcom/cecylia)

"Ternyata enggak juga, yang minta kamar harus gini (desain pakai kupu-kupu) enggak, atau permintan khusus, enggak ada. Saya kira semakin legend seseorang semakin mantap, enggak aneh-aneh. Kami sudah well prepare. Kalau dia minta macam-macam kita kasih gudeg saja," kelakar Anas.

Untuk mendatangkan Mariah Carey ke Indonesia pihak promotor setidaknya membutuhkan waktu satu tahun agar penawarannya disetujui pihak Mariah Carey.

"Ini termasuk yang cukup lama korespondensinya karena terkait jadwal dengan negara lain, dan pertanyaan selalu, 'Kalian pernah bikin apa?'. Jadi kalau pertanyaan dari artis dunia bukan, 'Kamu punya duit enggak?' Dan nama-nama besar yang sudah kita bikin itu mereka minta portofolionya. Seperti Sarah Brightman, David Foster and Friends, Dream Theaters, Boys II Men. Itu setelah kami kirim, mereka sudah oke. Hanya menyesuaikan waktu tur dia yang di Australia," kata Anas.

Panggung konser Mariah Carey akan dihelat di pelataran Candir Borobudur, tepatnya di tengah Taman Lumbini. Latar belakang panggung jelas mengambil penampakan sisi kecantikan Candi Borobodur yang disorot menggunakan lampu. Konsep ini dengan harapan dapat memuaskan para penonton, menyaksikan dua mahakarya sekaligus, Candi Borobudur dan Mariah Carey.

Tiket konser Mariah Carey akan dijual dalam dua tahap. Pada tahap prajual dimulai 18 April 2018 dengan penawaran diskon 20 persen. Tahap dua dibuka tahap reguler sale pada 20 April 2018.

Pada pembagian kelas-kelas tiket, penonton ada yang berdiri dan duduk. Lima kelas tiket yang ditawarkan antara lain Super VVIP dengan pemenasan melalui on call dan mendapatkan fasilitas khusus berupa meet and greet serta makan malam bersama Mariah Carey. Untuk kelas tiket ini dibatasi hanya sampai 150 pembeli. Soal harga, tanpa menyebutkan angka nominal pihak promotor memastikan harga tiket tidak lebih mahal dari harga tiket tertinggi konser Celine Dion di Indonesia.

Kelas tiket lain yakni Diamond seharga Rp7 juta dengan fasilitas penonton mendapatkan kursi duduk serta coffee break selama konser berlangsung. Tiket kelas Platinum dengan harga Rp3,5 juta serta Gold seharga Rp2 juta, penonton masih mendapatkan fasilitas duduk di kursi. Sementara kelas Festival dibanderol dengan harga Rp1 juta, berada tepat di depan panggung dengan radius terdekat tanpa fasilitas kursi duduk alias berdiri. Range harga yang cukup lebar ini dilakukan dengan harapan dapat menarik minat seluruh penonton dari berbagai kalangan.

Total tiket yang disediakan oleh pihak promotor sejumlah 7.000 tiket dan dapat dipesan melalui tiketapasaja.com.

Konser Mariah Carey di Indonesia merupakan yang pertama dan menjadi satu dari dua gelaran konser di kawasan Asia Tenggara selain Filipina. Acara ini merupakan bentuk kerja sama PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko dari Kementerian BUMN bersama promotor Rajawali Indonesia Communication.


 


(ELG)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KONSER MUSIK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MUSIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 18-07-2018