DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.058.936.361 (14 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Jaksa Tuntut Guntur Bumi 4 Bulan Penjara

Nia Deviyana - 20 Agustus 2014 17:26 wib
Ustaz Guntur Bumi (UGB) (Foto:Antara/Julius Wiyanto)
Ustaz Guntur Bumi (UGB) (Foto:Antara/Julius Wiyanto)

Metrotvnews.com, Jakarta: Susilo Wibowo atau yang dikenal dengan nama Ustaz Guntur Bumi (UGB) hari ini dituntut jaksa empat bulan penjara dalam kasus penipuan berkedok pengobatan alternatif.

Sidang yang berlangsung selama kurang lebih 30 menit itu berisi pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Meski mengaku menghormati tuntutan Jaksa, UGB yang diwakili kuasa hukumnya, Afrian Bondjol, menyatakan, akan melakukan pembelaan, sehingga sidang akan kembali digelar pada 27 Agustus mendatang.

"Jangankan dituntut empat bulan, dituntut satu hari saja orang tidak mau. Kalau mau, berarti kan sama saja mengaku salah. Ya, tapi walaupun begitu kita tetap hormati tuntutan Jaksa," ujar Afrian yang ditemui usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2014).

Menurut Afrian, unsur penipuan yang dikemukakan oleh Jaksa Penuntut Umum tidak sesuai dengan fakta yang ada dipersidangan. Hal tersebut, akan dijadikan Afrian sebagai alasan pengajuan keberatan akan hukuman yang dibebankan kepada UGB.

"Menurut kacamata hukum kita, unsur-unsur penipuan yang dikemukakan Jaksa Penuntut Umum tidak sesuai dengan fakta yang ada dalam persidangan. Jadi pembelaan akan kita tuangkan dalam sidang minggu depan," imbuhnya.

Ia pun optimistis alasan tersebut akan diterima oleh majelis hakim. "Ya, kita harus optimis dong. Gimana klien bisa optimis kalau kitanya saja enggak optimis," tutupnya.

Untuk diketahui, UGB dibekuk polisi Senin, 5 Mei 2014 dengan tuduhan melakukan penipuan terhadap pasiennya. Hingga Maret 2014, setidaknya ada sembilan laporan yang diterima Polda Metro Jaya, yang semuanya berasal dari mantan pasien pengobatan UGB.

Di antara laporan itu, ada pasien yang mengaku tertipu karena tak kunjung sembuh setelah membayar paket pengobatan tertentu dan ada pasien yang menjalani pengobatan luka, tetapi mengalami pelecehan seksual saat pengobatan.

UGB dikenakan Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Penipuan, Pasal 379 ayat a KUHP tentang Penipuan untuk Mata Pencaharian, serta Pasal 289 KUHP tentang Pencabulan.


(ROS)

ADVERTISEMENT
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA SELEBRITAS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 16-11-2018