Gabung ISIS, Cewek Mantan Vokalis Punk Dihabisi Lewat Serangan Drone?

Agustinus Shindu Alpito - 13 Oktober 2017 12:26 wib
Sally Jones dulu dan sekarang (Foto: via the sun)
Sally Jones dulu dan sekarang (Foto: via the sun)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sally Jones atau biasa dipanggil White Widow dikabarkan meninggal karena serangan drone bersama anaknya yang berusia 12 tahun.

Seperti dikabarkan oleh The Guardian, Sally Jones sebelumnya dikenal sebagai vokalis punk sebelum bergabung dengan ISIS sebagai perekrut.

White Widow pindah ke Islam setelah menikah dengan Junaid Hussain. Pada 2013 dia  pindah ke Suriah bersama putranya yang berusia 12 tahun.

Sebuah laporan menyebutkan White Widow bersama anaknya tewas pada Juni lalu, namun belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait. Hussain sendiri sudah terbunuh pada 2015, juga dengan serangan drone.

“Kami tidak punya keterangan apapun yang dapat membenarkan laporan itu tetapi kami bisa mencari tahu kebenaran itu,” kata Maj Adrian, juru bicara Pentagon.

Pendapat lain dikeluarkan oleh Shiraz Maher dari International Centre for the Study of Radicalisation and Political Violence di King’s College London.

“Jika laporan ini benar, itu artinya Sally Jones menjadi target serangan drone. Dia perempuan pertama yang saya tahu menjadi target spesifik serangan itu.”

Sebuah buku berjudul Lipstick Jihad karya Azadeh Moaveni menyebut White Widow sebagai salah satu perekrut paling ikonik dalam ISIS.

Sally Jones dikenal sebagai vokalis sekaligus gitaris grup punk Krunch yang eksis pada era 1990-an. Grup itu seluruhnya beranggotakan perempuan.


(ELG)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG SELEBRITAS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA SELEBRITAS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-10-2017