Sebelas Anggota Geng Kriminal Tewas Ditembak Prajurit Venezuela

Willy Haryono - 12 September 2017 12:47 wib
Prajurit Venezuela berpatroli di kota Tumeremo. (Foto: AFP)
Prajurit Venezuela berpatroli di kota Tumeremo. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Tumeremo: Sebelas orang tewas dalam baku tembak dengan tentara di Venezuela bagian tenggara, wilayah di mana sejumlah geng kriminal bersaing memperebutkan tambang emas. 

Baku tembak terjadi di Tumeremo, saat sebuah patroli militer merespons laporan adanya "organisasi bersenjata api" di kota tersebut. Di tengah perjalanan, patroli "dikejutkan sekelompok individu tak dikenal."

"Peristiwa tersebut memicu baku tembak. Sebelas orang tewas dan seorang prajurit terluka," ujar kantor jaksa nasional Venezuela, seperti dilansir AFP, Senin 11 September 2017. 

Konfrontasi serupa pernah terjadi pada 14 Agustus, antara sebuah geng kriminal dengan petugas gabungan polisi serta tentara di kota El Callao. Delapan orang tewas dalam kejadian tersebut. 

Tumeremo memiliki reputasi sebagai kota sarat kekerasan dan tanpa hukum, yang didorong tingginya aktivitas penambangan dan perdagangan emas. 

Tahun lalu, sebuah kuburan massal berisi 17 jasad pekerja tambang ditemukan di Tumeremo. Belasan orang itu tewas akibat luka tembak di bagian kepala dan dada.

Beberapa bulan setelahnya, pembantaian serupa terjadi di kota yang sama. Kali ini, jumlahnya mencapai sebelas orang. 

Menurut catatan kantor jaksa nasional, terdapat 21.752 pembunuhan di Venezuela tahun lalu. Angka tersebut menjadikan Venezuela salah satu negara paling berbahaya di dunia.


(WIL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KONFLIK VENEZUELA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA AMERIKA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-11-2017