DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Ikuti AS, Guatemala Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Sonya Michaella - 05 Maret 2018 09:01 wib
Presiden Guatemala, Jimmy Morales. (Foto: AFP)
Presiden Guatemala, Jimmy Morales. (Foto: AFP)

Guatemala City: Mengikuti langkah Amerika Serikat (AS), Guatemala juga akan memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem, Mei tahun ini.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Donald Trump karena keputusannya yang berani, mendorong kita untuk melakukan yang benar," kata Presiden Guatemala, Jimmy Morales, dikutip dari Times of Israel, Senin 5 Maret 2018.

"Dukungan Guatemala ini bukti dukungan kami untuk orang-orang Israel," lanjut dia.

Guatemala adalah satu dari sedikit negara yang mendukung AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Negara yang terletak di tengah Amerika ini juga negara pertama yang mengikuti jejak AS memindahkan kedubesnya.

Di balik itu, ada 128 negara yang menentang AS untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel di sidang majelis umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Desember tahun lalu.

Status Yerusalem, hingga kini, adalah salah satu rintangan tersulit untuk menempa kesepakatan damai antara Israel dan Palestina. Dua negara ini mengklaim Yerusalem adalah ibu kota-nya masing-masing.

Tak heran jika Guatemala mendukung AS. Pasalnya, Guatemala adalah salah satu negara yang mendapatkan bantuan dari Negara Adi Daya tersebut.

Sebelumnya, Trump sempat mengancam akan memotong dana bantuan kepada negara-negara yang mendukung resolusi PBB untuk menolak keputusan AS soal Yerusalem.



(FJR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG ISRAEL PALESTINA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA AMERIKA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 13-12-2018