DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Gina Haspel, Calon Direktur CIA yang Terkenal Kejam

Sonya Michaella - 14 Maret 2018 12:28 wib
Gina Haspel. (Foto: AFP)
Gina Haspel. (Foto: AFP)

Washington: Amerika Serikat (AS) segera memiliki Direktur CIA yang baru bernama Gina Haspel, menggantikan posisi Mike Pompeo yang didapuk menjadi Menteri Luar Negeri AS.

April mendatang, Pompeo akan menjadi diplomat tertinggi di AS untuk mengisi kursi menlu yang kosong akibat pemecatan Presiden Donald Trump terhadap Rex Tillerson.

Pengesahan posisi Pompeo juga otomatis meresmikan Haspel menjadi Direktur CIA baru, sekaligus perempuan pertama yang menjabat di posisi ini. 

Dilansir dari Guardian, Rabu 14 Maret 2018, perempuan 61 tahun ini dikenal disiplin. Posisi terakhirnya adalah Wakil Direktur CIA. 

Kendati demikian, sosok Haspel tak bisa lepas dari operasi memberantas terorisme yang terkenal kejam. Ia disebut-sebut turut bertanggung jawab terhadap tahanan teroris di sejumlah penjara CIA di belahan dunia.

Ia juga sempat dikritik soal penanganan tahanan di penjara rahasia CIA yang terletak di Thailand. 

Dengan memegang posisi tertinggi di CIA, Haspel disinyalir akan kembali menghidupkan cara-cara kejam untuk menangani teroris. Cara kejam CIA ini sempat dikritik oleh komunitas internasional.

Dalam rekam jejak karir Haspel, diketahui ia pernah bertanggung jawab atas kode penjara rahasia yang diberi nama 'Cat's Eye' di zaman pemerintahan Presiden George W. Bush pada 2002. Dua militan Al Qaeda menjadi sasaran untuk penyiksaan dari CIA ini.  

Saat AS di bawah genggaman Barack Obama, penyiksaan yang dilakukan CIA sempat ditentang pemerintahan Obama kala itu. Obama juga memerintahkan menutup situs penahanan rahasia tersebut.

Namun, pada 2016, Trump yang kala itu berkampanye menjadi presiden, mendukung penuh dan membela penyiksaan terhadap tahanan harus tetap ada.



(FJR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG AMERIKA SERIKAT
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA AMERIKA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 19-12-2018