DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 46.708.723.881 (21 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Penembakan di Pusat Kota Chicago Menewaskan Seorang Polisi

Fajar Nugraha - 14 Februari 2018 15:59 wib
Polisi Chicago di sekitar lokasi penembakan Komandan Paul Bauer (Foto: AFP).
Polisi Chicago di sekitar lokasi penembakan Komandan Paul Bauer (Foto: AFP).

Chicago: Penembakan terjadi di pusat Kota Chicago, Amerika Serikat (AS). Seorang perwira senior kepolisian tewas saat sedang mengejar seorang penjahat.
 
Komandan Polisi Paul Bauer tewas tertembak di sekitar Thompson Center. Saat itu dirinya mencoba menangkap seorang pelaku kriminal yang melarikan diri dari anggota polisi lain.
 
Polisi berusia 53 tahun sempat terlibat konfrontasi dengan pelaku kejahatan yang diketahui berusia 44 tahun itu. Pelaku penambakan terhadap Bauer ini diketahui merupakan residivis yang sudah ditangkap empat kali dan dipenjara selama 16 tahub pada 1998, karena tindakan perampokan.
 
"Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, Bauer saat itu menghadiri pelatihan yang mempersiapkan kepolisian untuk menghadapi penembak massal," lapor Chicago Tribune, Selasa 13 Februari atau Rabu 14 Februari 2018 waktu Indonesia.
 
Sementara polisi pun berhasil menangkap pelaku penembakan terhadap Bauer. Dari pelaku ditemukan sebuah pistol dan juga rompi anti peluru yang dia kenakan.
 
Kematian Bauer merupakan yang pertama kalinya terjadi di Chicago sejak 2011. Dia adalah petugas polisi dengan pangkat tertinggi yang tewas dalam tugas.
 
Adapun insiden penembakan Bauer sempat membuat seluruh Kota Chicago dalam kekacauan. Polisi berkumpul di luar Rumah Sakit Northwestern Memorial, ketika Kepala Polisi Eddie Johnson tampak menahan sedih mengumumkan kematian Bauer.
 
"Saya hanya meminta warga kota untuk berdoa bagi keluarga Bauer," tutur Johnson.
 
Setelah promosi, Bauer memimpin Kepolisian Distrik Utara, tidak jauh dari tempat dia ditembak. Dalam memegang peranannya, ayah satu putri itu menyebutkan bahwa banyak masalah kriminal di wilayah disebabkan oleh residivis. Kini dirinya tewas di tangan penjahat kambuhan.



(FJR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENEMBAKAN AS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA AMERIKA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 22-10-2018