Bangladesh akan Repatriasi 100 Ribu Warga Rohingya

Willy Haryono - 29 Desember 2017 20:00 wib
Pengungsi wanita dan anak-anak Rohingya menanti bantuan di kamp Kutupalong, Bangladesh, 28 November 2017. (Foto: AFP/ED JONES)
Pengungsi wanita dan anak-anak Rohingya menanti bantuan di kamp Kutupalong, Bangladesh, 28 November 2017. (Foto: AFP/ED JONES)

Dhaka: Bangladesh berencana memulangkan sekitar 100 ribu Rohingya ke Myanmar dalam gelombang pertama repatriasi dari pengungsi yang melarikan diri dari aksi kekerasan di negara asal mereka. 

Menteri Senior Bangladesh Obaidul Quader mengatakan daftar berisi 100 ribu nama Rohingya akan dikirim ke pemerintah pada Jumat 29 Desember, sehingga repatriasi dapat dimulai pada akhir Januari tahun depan. 

Lebih dari 655 ribu Rohingya dari Rakhine di Myanmar melarikan diri ke Bangladesh sejak operasi militer pemerintah dimulai pada akhir Agustus. 

Jumlah tersebut menambah 300 ribu Rohingya yang sudah ada di Bangladesh sebelum aksi kekerasan terbaru. 

Kedua pemerintah telah menandatangani perjanjian pada November lalu terkait repatriasi Rohingya. Banyak pihak meragukan Rohingya menolak pulang karena takut menerima kekerasan di Rakhine. 

Quader mengatakan repatriasi akan langsung dimulai saat grup kerja dua negara sudah menyepakati daftar nama-nama Rohingya.

"Daftar pertama berisi 100 ribu Rohingya akan dikirim ke pemerintah Myanmar hari ini," ujar Quader, seperti dikutip AFP. 

Sebagian besar Rohingya di Bangladesh yang didekati koresponden AFP mengaku tidak ingin pulang. Mereka menyebut Rakhine belum cukup aman. 

 


(WIL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KONFLIK MYANMAR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 25-04-2018