Jepang Perkuat Hubungan Eropa di Tengah Ancaman Korut

Willy Haryono - 13 Januari 2018 13:08 wib
PM Jepang Shinzo Abe (kiri) dan PM Estonia Juri Ratas di Tallinn, 12 Januari 2018. (Foto: AFP/RAUL MEE)
PM Jepang Shinzo Abe (kiri) dan PM Estonia Juri Ratas di Tallinn, 12 Januari 2018. (Foto: AFP/RAUL MEE)

Tallinn: Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mendarat di Estonia, Jumat 12 Januari 2018, dalam pemberhentian pertama tur Baltik dan negara-negara Eropa lainnya. Ini merupakan usaha PM Abe dalam menggalang dukungan di tengah ancaman Korea Utara (Korut).

Meski ketegangan di Semenanjung Korea menurun menjelang Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan (Korsel), PM Abe bertekad "memaksimalkan tekanan" terhadap Pyongyang atas program nuklir dan misilnya. 

Tiba di ibu kota Tallinn, Abe bertemu Presiden Estonia Kersti Kaljulaid dan PM Juri Ratas. Mereka bertiga mendiskusikan kerja sama bilateral dan keamanan siber. 

Estonia adalah salah satu negara Baltik dengan teknologi terdepan, setelah sempat mengalami serangan siber berskala masif satu dekade lalu.

Dari Estonia, PM Abe akan bertolak ke Latvia dan Lithuania, sebelum nantinya menuju Bulgaria, Serbia dan Rumania. Dia adalah pemimpin pertama Jepang yang akan mengunjungi negara-negara tersebut. 

PM Abe mengatakan kepada awak media bahwa dia dan Ratas "sepakat untuk menolak program nuklir Korut, dan menekankan pentingnya memaksimalkan tekanan terhadap negara tersebut."

Kedua pemimpin juga mengatakan Jepang dan Estonia akan bekerja sama dalam pertahanan siber. Juru bicara pemerintah Jepang di Tokyo mengonfirmasi Negeri Sakura akan bekerja sama dengan beberapa negara NATO, termasuk Estonia.

"Estonia dan Jepang dipisahkan jarak ribuan kilometer, namun terkoneksi dengan baik via digital," tutur Ratas.


(WIL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG POLITIK JEPANG
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 22-01-2018