DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 40.273.617.416 (15 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pendaki Austria Ditemukan Tewas di Puncak Nepal

Willy Haryono - 12 Januari 2018 20:00 wib
Para pendaki berada di Gunung Everest bagian Nepal, 18 Mei 2017. (Foto: AFP/Ryan S. Davy)
Para pendaki berada di Gunung Everest bagian Nepal, 18 Mei 2017. (Foto: AFP/Ryan S. Davy)

Kathmandu: Seorang pendaki asal Austria ditemukan tewas setelah mencoba mendaki seorang diri di kawasan Gunung Everest bagian Nepal. Ini merupakan kematian pertama sejak Nepal melarang pendaki untuk mendaki seorang diri. 

Menurut keterangan otoritas Nepal, Jumat 12 Januari 2018, pria berusia 41 tahun itu diyakini tewas di akhir Desember usai jatuh dari sebuah tebing dalam pendakiannya menuju puncak bagian timur Gunung Lobuche yang terletak di sebelah Everest.

"Dia meninggalkan pemandu di kamp, dan ingin mendaki hingga puncak seorang diri. Sang pemandu menunggu hingga pukul 02.00 dini hari, tapi dia tidak kunjung kembali. Pemandu pulang ke desa Lobuche dan memberitahu petugas," kata Raju Dong Lama, kepala Ekspedisi Ramdung yang mengatur pendakian di area tersebut.

Lama mengatakan, seperti dilansir AFP, operasi pencarian via jalur darat dengan udara menghabiskan waktu 10 hari, sebelum akhirnya menemukan jasad korban. 

Akhir Desember lalu, Nepal melarang pendaki naik ke sejumlah gunung di negaranya, termasuk Everest, seorang diri dalam upaya mengurangi angka kecelakaan dan kematian.

"Perubahan ini melarang adanya ekspedisi solo, yang sebelumnya masih dibolehkan," kata Maheshwor Neupane, sekretaris di Kementerian Budaya, Pariwisata dan Penerbangan Sipil.

Neupane mengatakan aturan direvisi agar aktivitas pendakian lebih aman dan angka kematian berkurang. 

Pendaki berpengalaman asal Swiss, Ueli Steck, meninggal dunia pada April tahun ini usai terpeleset dan jatuh dari tebing tinggi dalam pendakiannya menuju Nuptse, sebuah puncak gunung yang berdampingan dengan Everest.


(WIL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG POLITIK NEPAL
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 16-10-2018