Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.659.184.273 (20 JULI 2018)
#g7

Pertemuan Kelompok G7 di Jepang, Tiongkok Marah

Sonya Michaella - 12 April 2016 08:48 wib
Para Menlu dari tujuh negara anggota G7 usai memberi penghormatan di Tugu Peringatan di Hiroshima, Jepang (Foto: AFP)
Para Menlu dari tujuh negara anggota G7 usai memberi penghormatan di Tugu Peringatan di Hiroshima, Jepang (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Beijing: Tiongkok menunjukkan kemarahannya setelah para menteri luar negeri dari Kelompok Tujuh (G7) mengatakan mereka sangat menentang provokasi di Laut China Selatan. 

"Kami mendesak negara-negara anggota G7 untuk menghormati komitmen mereka untuk tidak memihak isu-isu yang melibatkan sengketa teritorial," kata pihak Kementerian Luar Negeri Tiongkok dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters, Selasa (12/4/2016).

"G7 harus fokus pada tata kelola ekonomi global dan kerja sama dengan latar belakang pertumbuhan ekonomi yang lemah dari pada mengurusi perselisihan dan memprovokasi masalah yang ada," lanjutnya.

Pada Senin 11 April kemarin, para menteri luar negeri negara anggota G7 melakukan pertemuan di Hiroshima, Jepang. Dalam pertemuan tersebut, mereka menentang setiap intimidasi atau tindakan sepihak provokatif yang bisa meningkatkan status ketegangan di Laut China Selatan. Negara anggota G7 adalah Amerika Serikat (AS), Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia dan Jepang.

"Kami mendesak negara-negara anggota G7 untuk sepenuhnya menghormati upaya yang dilakukan oleh negara-negara di kawasan itu. Berhenti membuat pernyataan tak bertanggung jawab," imbuhnya.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok juga mengungkapkan negara anggota G7 harus benar-benar memainkan peran yang konstruktif bagi perdamaian dan stabilitas regional.

Dalam pernyataan tersebut, Tiongkok juga mengatakan bahwa mereka memiliki hak untuk membangun Kepulauan Spratly dan tidak ada masalah dengan kebebasan navigasi di Laut China Selatan.


(FJR)

ADVERTISEMENT
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-07-2018