DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.710.947.522 (17 AGUSTUS 2018)

Kim Jong-un Terima Undangan Trump ke Washington

Marcheilla Ariesta - 12 Juni 2018 17:24 wib
Pertemuan bersejarah antara Kim Jong-un dan Donald Trump di Singapura 12 Juni 2018 (Foto: AFP).
Pertemuan bersejarah antara Kim Jong-un dan Donald Trump di Singapura 12 Juni 2018 (Foto: AFP).

Singapura: Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menerima undangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengajaknya mengunjungi Washington. Menurut Trump, undangan tersebut langsung diterima Kim.
 
"Saya mengundang Pemimpin Kim Jong-un ke Gedung Putih dan dia menerimanya. Meski demikian, hal tersebut harus dilakukan pada waktu yang tepat, dan dia harus berjalan sedikit lebih jauh," ungkap Trump dalam jumpa pers di Hotel Capella usai pertemuan dengan Kim Jong-un, Singapura, Selasa 12 Juni 2018.
 
Dia juga mendapatkan undangan serupa dari Kim. Trump mengatakan dia menyetujui undangan tersebut.
 
"Kepergian saya ke Pyongyang harus dilakukan pada saat yang tepat. Hal itu akan menjadi hari yang sangat saya nantikan," imbuhnya.
 
Trump dan Kim Jong-un bertemu di Singapura untuk membahas masalah denuklirisasi. Kedua pemimpin ini menyetujui bahwa Korut harus melakukan denuklirisasi penuh.
 
Imbalannya, sanksi-sanksi yang diterima Pyongyang akan dicabut jika denuklirisasi sudah terverifikasi.
 
Seruan denuklirisasi juga datang dari berbagai negara, seperti halnya Tiongkok, Korea Selatan, Rusia dan Jepang.
 
4 poin kesepakatan ditandatangani
 
Sebelumnya kedua pemimpin sepakat untuk menandatangani empat poin pembicaraan. Isi dari kesepakatan ini pertama adalah menegaskan kembali Deklarasi Panmunjom pada 27 April 2018.
 
Korea Utara berkomitmen untuk bekerja menuju denuklirisasi lengkap di Semenanjung Korea. Berdasarkan hal ini, Korea Utara setuju untuk mengakhiri perang Korea yang terjadi pada 1950 hingga 1953.
 
Sementara itu, tiga poin lainnya adalah AS dan Korut berkomitmen membangun hubungan baru. Hal ini sesuai dengan keinginan rakyat kedua negara untuk perdamaian dan kemakmuran.
 
AS dan Korut juga berkomitmen memulihkan hubungan dengan pemulangan segera para tahanan perang yang sudah diidentifikasi.
 
Baca juga: Kim: Bekerja Sama dengan Trump, Semua akan Lebih Baik.
 
Dokumen ini menyatakan negosiasi lanjutan akan dipimpin Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan pejabat tingkat tinggi Korut.
 
Sementara itu, usai melakukan penandatanganan, Kim Jong-un mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Amerika Serikat.

 
 


(FJR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KOREA UTARA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-08-2018