Ancaman Teroris, Dubes Filipina: Kami Jamin Keamanan Pelajar Asing

Sonya Michaella - 12 September 2017 16:45 wib
Duta Besar Filipina untuk Indonesia, Maria Lumen Isleta (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).
Duta Besar Filipina untuk Indonesia, Maria Lumen Isleta (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: Duta Besar Filipina untuk Indonesia, Maria Lumen Isleta menjamin bahwa Filipina akan menjadi tempat yang aman bagi pelajar asing untuk menuntut ilmu.
 
Pasalnya, kini Filipina dihantui dengan adanya serangan kelompok militan yang berafiliasi dengan Islamic State (ISIS) dan juga kericuhan di Manila dengan adanya perang narkoba Presiden Rodrigo Duterte.
 
"Saya menjamin bahwa keamanan (di Filipina) akan baik, terutama bagi pelajar asing. Memang ada serangan kelompok teroris di sana, tapi pemerintah kami bisa mengatasinya," kata Dubes Isleta ketika ditemui di Kedutaan Besar Filipina, Jakarta, Selasa 12 September 2017.
 
"Kita juga mengetahui bahwa serangan kelompok terorisme tidak hanya ada di Filipina tapi ada di beberap negara di Asia Tenggara," ucap dia.
 
Dubes Isleta mengaku bahwa Pemerintah Filipina masih bekerja sama, utamanya, dengan Indonesia, Malaysia dan Brunei untuk memerangi terorisme dan radikalisme.
 
"Jadi, keamanan pelajar asing di sana akan terjamin dan warga Filipina juga tak ada masalah dengan kehadiran warga asing, terutama dari Indonesia, karena memang warga negara kita memiliki banyak kesamaan," ungkap dia.
 
Diketahui, kelompok militan Maute dan Abu Sayyaf yang berafiliasi dengan ISIS, hingga kini masih bercokol di Marawi, Filipina Selatan. Bukan tak mungkin pergerakan kelompok teroris tersebut merambah wilayah lain di Filipina.
 
Sampai saat ini, Angkatan Bersenjata Filipina pun masih banyak yang berjaga-jaga di pintu masuk Marawi. Lebih dari 1.000 orang telah tewas dalam pertempuran di Marawi, termasuk militer, teroris dan warga sipil.

 

 
(FJR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG FILIPINA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-11-2017