DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 46.708.723.881 (21 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Menlu Serah Terima Data WNI Pemilu di Luar Negeri ke KPU

Sonya Michaella - 14 Februari 2018 19:20 wib
Menlu Retno Marsudi Serahkan data awal pemilih luar negeri kepada Ketua KPU Arief Budiman (Foto: Sonya Michaella).
Menlu Retno Marsudi Serahkan data awal pemilih luar negeri kepada Ketua KPU Arief Budiman (Foto: Sonya Michaella).

Jakarta: Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi melakukan serah terima data penduduk potensial pemilih Pemilihan Umum 2019 di luar negeri kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman.
 
"Kami menyerahkan data WNI di luar negeri yang sebagian sudah terkumpul untuk pelaksanaan pemilu 17 April 2019 nanti. Jumlahnya pun fluktuatif karena pasti nanti akan bertambah menjelang batas waktunya," ujar Menlu Retno kepada awak media, di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Rabu 14 Februari 2018.
 
"Perwakilan-perwakilan Indonesia di luar negeri siap bekerja sama dengan KPU untuk menyelenggarakan pemilu bagi WNI di luar negeri," lanjut dia.
 
Sesuai dengan Undang-Undang No.7 Tahun 2014, data awal WNI di luar negeri untuk penyelenggaraan pemilu harus diserahkan selambat-lambatnya 14 bulan sebelum pelaksanaan pemilu.
 
"Nah kita 14 bulan kurang tiga hari sudah menyerahkan. Jadi, kita biasakan untuk bekerja tidak mepet waktu," tukas Menlu Retno.
 
Disebutkan pula bahwa mobilitas WNI di luar negeri sangat tinggi. Biasanya mereka bisa sangat cepat berpindah kota maupun negara. Hal itu tentu menyulitkan pihak Kemenlu maupun KPU untuk mendata mereka jika ada penyelenggaraan pemilu.
 
Ketua KPU, Arief Budiman juga mengucapkan terima kasih kepada Kemenlu karena sudah bekerja sama dengan KPU untuk tidak bekerja terlalu dekat dengan tenggat waktu.
 
"Kami memang mengutamakan pemuthakiran data pemilih, terutama yang di luar negeri agar pemilu berjalan dengan lancar. Terima kasih kepada Bu Menlu dan jajaran timnya," ucap Arief.
 
Arief juga mengapresiasi sistem Smart Embassy yang ada di KBRI Singapura di mana mampu melacak data WNI di penjuru Negeri Singa.



(FJR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KPU
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 23-10-2018