DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.052.810.215 (14 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Empat Orang Tewas dalam Pelarian di Penjara PNG

Willy Haryono - 09 Juli 2018 13:33 wib
Grafik pelarian dari penjara di PNG pada 2017. (Foto: AFP)
Grafik pelarian dari penjara di PNG pada 2017. (Foto: AFP)

Lae: Empat narapidana ditembak mati dan dua lainnya terluka dalam aksi pelarian massal di sebuah penjara di Papua Nugini. Sembilan narapidana dinyatakan buron dan masih dalam pengejaran petugas.

Para narapidana dikabarkan berusaha kabur dari penjara Buimo di kota Lae setelah sebuah pisau berhasil diselundupkan dalam jam besuk pada Sabtu 7 Juli.

Kantor berita PNG Post Courier melaporkan, seorang sipir ditusuk dengan pisau tersebut, dan para narapidana melompati pagar penjara.

Buimo merupakan penjara yang sama di mana 17 narapidana tewas oleh polisi dalam percobaan pelarian pada Mei tahun lalu. Lima puluh tujuh orang melarikan diri dalam peristiwa tersebut.

Kepala Sipir Lae, Anthony Wagambie Jr, mengatakan polisi mendapat informasi mengenai kemungkinan pelarian. Polisi kemudian mengerahkan dua mobil patroli usai alarm darurat di penjara berbunyi.

"Narapidana yang kabur melempari mobil patroli dengan batu dan tongkat. Mereka semua mempersenjatai diri dengan objek tajam," ujar Anthony.

"Polisi menembaki mereka semua, dua di antaranya tewas. Napi ketiga tumbang akibat kehabisan darah dan yang keempat ditembak tak jauh dari kompleks penjara," lanjut dia, seperti dilansir dari AFP.

Kejahatan dan tidak adanya penegakan hukum merajalela di PNG, sebuah negara kecil yang banyak warganya masih hidup dalam cara tradisional di area terpencil.

Penjara di PNG banyak yang kelebihan kapasitas, menyebabkan para narapidana harus hidup dalam kondisi memprihatinkan.


(WIL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PAPUA NUGINI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 21-11-2018