Kepala HAM Filipina Siap Dampingi ICC dalam Kasus Duterte

Willy Haryono - 10 Februari 2018 21:00 wib
Kepala dari Komisi HAM Filipina (CHR) Jose Luis Gascon. (Foto: AFP)
Kepala dari Komisi HAM Filipina (CHR) Jose Luis Gascon. (Foto: AFP)

Manila: Kepala agensi hak asasi manusia Filipina mengaku siap bekerja sama dengan Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) untuk menginvestigasi dugaan pembunuhan di luar jalur hukum yang dilakukan Presiden Rodrigo Duterte dalam perang melawan narkotika. 

Jose Luis Gascon, Kepala dari Komisi HAM Filipina (CHR), juga mendesak kepolisian negara dan kementerian hukum untuk bekerja sama dengan ICC dalam "penyelidikan awal."

Mereka diminta menyelidiki apakah Duterte telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan atau tidak dalam perang melawan narkoba yang telah menewaskan ribuan orang. 

Jaksa ICC Fatou Bensouda mengumumkan bahwa pihaknya akan menganalisis tuduhan kejahatan yang dilakukan Duterte sejak 1 Juli 2016. 

"CHR siap bekerja sama jika diminta untuk membantu proses penyelidikan awal. Pemerintah Filipina, sebagai bagian dari Statuta Roma, wajib bekerja sama penuh dengan ICC," tegas Gascon, seperti dikutip AFP.

Jumat kemarin, Duterte menegaskan dirinya tidak bisa dijerat karena berada di luar yurisdiksi ICC.

Perang Melawan Narkoba

Hampir 4.000 orang tewas dalam perang melawan narkoba di Filipina. Sejumlah pihak menyebut Duterte telah melanggar aturan dalam kebijakannya tersebut karena membunuh banyak orang di luar jalur hukum.

Duterte, yang memulai perang melawan narkoba di Filipina sejak berkuasa pada 2016, mengakui bahwa pemerintahan sebelumnya telah meratifikasi perjanjian yang berujung pada pembentukan ICC. Namun ia mengklaim hal itu tidak serta merta diterapkan dalam aturan lokal karena alasan teknis. 

"Tidak ada ketentuan yang mengatur pembunuhan di luar jalur hukum (dalam hukum lokal)," ujar Duterte.

"Hal itu tidak disebutkan di hukum manapun, jadi bagaimana bisa Anda menuduh saya melakukan kejahatan," lanjut dia, yang berbicara di kampung halamannya di Davao.

Baca: Duterte Klaim Tidak Bisa Diseret ke Mahkamah Internasional


(WIL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG FILIPINA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 26-02-2018