India Tuduh Pakistan Perluas Aksi Teror di Kashmir

Arpan Rahman - 13 Februari 2018 19:06 wib
Menhan India Nirmala Sitharaman. (Foto: AFP/RAKESH BAKSHI)
Menhan India Nirmala Sitharaman. (Foto: AFP/RAKESH BAKSHI)

New Delhi: India menyatakan Pakistan "harus membayar mahal" atas serangan di sebuah pangkalan militer di wilayah Jammu, Kashmir. Serbuan itu menewaskan setidaknya enam orang. 

Menteri Pertahanan India Nirmala Sitharaman menuuduh Pakistan telah "memperluas teror" di Kashmir, dan menegaskan bahwa New Delhi akan membalas semua itu.

"Data intelijen kami menunjukkan teroris ini dikendalikan dari seberang perbatasan," sebut Sitharaman.

Kashmir adalah wilayah sengketa yang terbagi dua antara India dengan Pakistan. Keduanya sama-sama mengklaim keseluruhan wilayah tersebut.

"Pakistan sedang memperluas aksi teror dengan melakukan pelanggaran gencatan senjata (di perbatasan). Pakistan akan membayar aksi gila ini," cetus Sitharaman, seperti disitir Express, Selasa 13 Februari 2018.

Setelah serangan tersebut, India menyalahkan kelompok militer Pakistan Jaish-e-Muhammad sebagai dalang utama. Kelompok itu menyerang kompleks militer Sunjuwan yang menampung lebih dari 3.500 tentara India.

Kelompok militan Lashkar-e-Taiba (LeT) menyatakan ikut terlibat dalam serangan ke Sunjuwan.

Baca: Pertempuran Kashmir Masuki Hari Kedua, Lima Tentara Tewas


(WIL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KONFLIK KASHMIR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ASIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 23-02-2018